Beredar Video, Ulama Salafi Bongkar Rencana Kadrun: Mereka Ingin Turunkan Jokowi

Infomenia.net -  Sebuah video yang memperlihatkan seorang ulama Salafi membongkar rencana kadrun untuk menurunkan Presiden Joko Widodo (Joko...


Infomenia.net - 
Sebuah video yang memperlihatkan seorang ulama Salafi membongkar rencana kadrun untuk menurunkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), beredar di media sosial.

Video ulama Salafi yang membeberkan rencana kadrun tersebut diunggah pengguna Twitter ArisRivai2 dan ikut dibagikan Mantan Politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean, seperti dilihat pada Minggu 11 April 2021.

Setelah ditelusuri, video tersebut awalnya diunggah oleh kanal Youtube Uranus Cebong TV pada 2019 lalu.

Dalam unggahan kanal Youtube itu, diketahui identitas ulama Salafi tersebut yakni Riyadh Bajrey.

Dilihat dari video berjudul ‘Ulama Salafi Riyadh Bajrey Bongkar Agenda Busuk Para Kadrun’ tersebut, tampak ulama itu tengah ceramah di hadapan jemaah.

Dalam isi ceramahnya, ia menyinggung soal kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang sempat dipenjara lantaran telah menghina ayat dalam Alquran yakni Surat Al-Maidah ayat 51.

Riyadh Bajrey pun mengungkapkan bahwa aksi yang menuntut Ahok dipenjara lantaran menghina Alquran itu bukanlah murni membela Alquran, melainkan ditunggangi.

Menurutnya, ada rencana makar besar yang dilakukan para kadrun di balik aksi menuntut Ahok ditangkap tersebut.

“Apa kalian kira kemarin (kasus Ahok) hampir ribetnya kemarin, itu semua karena bela Alquran? Nggak, itu cuma tunggangan. Ada makar besar di balik itu. Cuma karena gubernurnya mencela Alquran? Nggak ada celaan terhadap Alquran,” ujar Ulama Salafi Riyadh Bajrey dalam videonya itu.

Ia pun mengatakan, tidak mungkin Ahok yang kala itu tengah mencari suara umat muslim untuk maju di Pilkada DKI mencela Alquran.

“Dia (Ahok) lagi butuh suara muslim bro buat milih dia. Mungkin gak cela Alquran?,” tutur Riyadh Bajrey.

Maka dari itu, Riyadh mengungkapkan bahwa di balik aksi yang menurutnya dilakukan kadrun itu ada sebuah rencana makar terhadap pemerintahan Jokowi.

Para kadrun tersebut, kata Riyadh Bajrey, ingin menurunkan Jokowi dari kursi kepresidenan.

“Lagian itu semua karena kasus pencelaannya? Bukan bro. Ada makar besar di balik itu ingin menjatuhkan. Mereka semua yang di malam itu hadir tahu kok, pura-pura lupa aja bahwa tuntutan pada saat itu sudah sampai titik turunkan Jokowi,” ungkapnya.

Menurut ulama Salafi ini, itulah tujuan awal dari para kadrun yang menuntut Ahok dipenjara yakni ingin menurunkan Jokowi dan bukan karena persoalan penghinaan terhadap Alquran.

“Tujuannya udah ke situ memang dari awal. Udah bukan masalah penghinaan Alquran,” ujarnya.(terkini.id)