7 Bahaya Membentak Anak, Sekali Bentakan Satu Milyar Sel Otak Rusak

Infomenia.net -  Tidak jarang melihat orang tua yang membentak anak saat mereka melakukan kesalahan.  Orang tua bahkan tidak segan-segan unt...


Infomenia.net - 
Tidak jarang melihat orang tua yang membentak anak saat mereka melakukan kesalahan. 

Orang tua bahkan tidak segan-segan untuk memukul dan menjewer anak saat mereka tidak menuruti perintahnya. 

Padahal, tindakan membentak maupun memukul sangat berbahaya bagi mental dan otak anak. 

Lantas, apa saja bahaya membentak anak? Orang tua wajib tahu dan hindari kebiasaan ini mulai sekarang. 

Dilansir Ringtimesbanyuwangi.com dari kanal YouTube Aira Course, Jumat 23 April 2021, berikut bahaya membentak anak. 

1. Jantung anak mudah lelah 

Organ jantung turut terpengaruh saat orang tua membentak anak. 

Jantung anak akan sering berdetak dengan cepat atau abnormal. Hal ini menyebabkan jantung menjadi mudah lelah dan tidak bekerja dengan baik. 

2. Anak menjadi emosional 

Perilaku orang tua dapat memengaruhi tindakan atau membentuk kepribadian anak di masa depan. 

Jika anda sering membentak dan memarahi anak, maka bukan tidak mungkin jika mereka akan berperilaku sama di kemudian hari. 

Anak akan menjadi pribadi yang mudah marah, sulit mengendalikan diri, emosional, dan suka teriak-teriak. 

3. Kurang percaya kepada orang tua 

Salah satu bahaya membentak anak adalah hilangnya rasa percayanya terhadap orang tuanya sendiri. 

Akhirnya, segala petuah atau nasihat yang anda berikan hanya dianggap sebelah mata oleh sang anak. 

Anak pun jadi sering memberontak dan tidak mau menuruti nasihat orang tuanya. 

4. Anak menjadi depresi 

Depresi menjadi salah satu bahaya akibat membentak anak. 

Meneriaki, menghina, dan berkata kasar pada anak dapat membuat perilaku mereka menjadi tambah buruk hingga dewasa. 

Mereka juga akan merasa tertekan dan tidak betah berada di rumah. Jika itu terus terjadi, maka anak akan mengalami depresi. 

5. Menghancurkan sel otak anak 

Kebiasana membentak anak dapat menghancurkan sel otak anak. 

Hal ini karena bentakan atau perkataan yang kasar dapat membunuh lebih dari satu milyar sel otak saat itu juga. 

6. Cuek terhadap lingkungan 

Anak tidak hanya kehilangan rasa percayanya pada orang tua, namun juga kepada orang lain. 

Anak akan tumbuh menjadi cuek terhadap lingkungan sekitar, bahkan tidak memedulikan orang lain di sekitarnya. 

7. Kehilangan inisiatif 

Anak yang sering dibentak dan dimarahi, apalagi secara membabi buta, maka bisa berisiko menghilangkan inisiatif anak dalam melakukan sesuatu. 

Itulah tujuh bahaya membentak anak. Orang tua perlu paham bahwa membentak anak tidak hanya memengaruhi mental, namun juga kepribadiannya di masa depan.(ringtimesbanyuwangi.pikiran-rakyat.com)