Wajah Sangar Penembak Prajurit Kostrad Mendadak Ciut di Depan POM TNI

Infomenia.net -  Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman telah memerintahkan Polisi Militer Kodam Jaya (POMDAM Jaya) untuk mengawa...


Infomenia.net - 
Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman telah memerintahkan Polisi Militer Kodam Jaya (POMDAM Jaya) untuk mengawal proses penyelidikan kasus penembakan secara brutal yang dilakukan oleh oknum anggota polisi yang bernama Bripka Cornelius Siahaan terhadap salah seorang prajurit Kostrad TNI AD, Pratu Martinus Rizky Sinurat.

Hal itu disampaikan oleh Kapendam Jaya, Letkol Arh Herwin dalam keterangan resminya yang dilansir VIVA Militer, Jum'at, 5 Maret 2021.

Letkol Herwin menjelaskan, sejauh ini proses penyidikan yang dilakukan oleh Penyidik Polda Metro Jaya telah berjalan. Selain melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, Penyidik Reskrimsus Polda Metro Jaya telah menggelar Pra Rekonstruksi kasus penembakan yang dilakukan oknum anggota Intel Polsek Kalideres itu terhadap Pratu Martinus Rizky.

Pra Rekonstruksi digelar di Ruang Lobby Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya pada tanggal 3 Maret 2021 lalu. Sejumlah perwira TNI dari POMDAM Jaya dan Satuan Kostrad TNI AD turut serta menyaksikan reka adegan kasus penembakan yang dilakukan oleh Bripka Cornelius terhadap Pratu Martinus Rizky itu.

Namun ada yang menarik perhatian dari gelaran Pra Rekonstruksi tersebut. Menurut dokumentasi yang diperoleh VIVA Militer, wajah Bripka Cornelius yang semula terlihat sangar dengan rambut panjangnya mendadak berubah di hadapan Perwira POMDAM Jaya.

                                                                                       
source:Pendam Jaya/Jayakarta
      
Dari dokumentasi foto tersebut, Bripka Cornelius kini sudah tidak lagi gondrong. Rambut pria bertubuh gempal itu kini sudah habis dicukur alias botak.

Kepala oknum anggota polisi yang bertingkah bak koboi itu tiba-tiba merunduk ketika berhadapan langung dengan dua orang prajurit Polisi Militer yang mengintrogasinya.

Sebagaimana diketahui, pada hari Kamis, 24 Februari lalu, publik dikagetkan dengan aksi brutal seorang oknum Anggota Polisi yang bernama Bripka Cornelius Siahaan.

Bripka Cornelius menembak empat orang sekaligus dalam kondisi mabuk di sebuah Kafe di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Tiga orang diantaranya tewas seketika, satu orang korban lainnya harus dilarikan ke rumah sakit.

Salah satu korban yang tewas adalah Anggota TNI Angkatan Darat dari Satuan Kostrad, yaitu Pratu Martinus Rizky. Pratu Rizky adalah salah satu petugas keamanan wilayah. Dia tewas setelah berusaha melerai cekcok mulut antara Bripka Cornelius dengan managemen Kafe karena pelaku tidak bersedia membayar minuman yang telah dinikmati di Kafe tersebut.(viva.co.id)