Terungkap, Pegawai Bank Curi Uang Rp1,3 M, Aktivitas Rekening Nasabah Sudah Dipantau

Infomenia.net -  Dua orang mantan pegawai Bank Riau-Kepri (BRK) Cabang Rokan Hulu, Riau, yang diamankan polisi karena menguras uang nasabahn...


Infomenia.net - 
Dua orang mantan pegawai Bank Riau-Kepri (BRK) Cabang Rokan Hulu, Riau, yang diamankan polisi karena menguras uang nasabahnya sebesar Rp1,3 miliar ternyata sudah memantau aktivitas rekening nasabah.

Kedua tersangka itu berinisial NH (37) yang saat itu berprofesi sebagai teller dan AS (42) sebagai head teller di bank tersebut.

Sebelum membobol uang nasabahnya, tersangka NH ternyata sudah terlebih dahulu mengamati rekening nasabah yang jarang dilakukan aktivitas.

Usai Artis TA, Polisi Panggil 'Anak Asuh' Mami Alona, Mulai Model, Artis Hingga Pramugari
Nyesek, Karyawan Ini Diputusin Pacar Gegara Kerja di Bank Dianggap Riba dan Tidak Halal
Dari hasil pemantauan yang dilakukan NH, ia menemukan ada 3 rekening yang memiliki jumlah saldo cukup besar dan tidak pernah dilakukan aktifitas oleh sang pemilik.

Hal ini menjadi sasaran empuk bagi tersangka NH untuk mengambil menarik uang tersebut dengan cara memalsukan tanda tangan nasabah.

Diduga untuk memastikan sang pemilik rekening tidak menyadari uangnya dicuri, NH melakukan penerikan dakam beberapa kali tahapan penarikan.

Untuk memudahkan aksinya tersebut, NH dibantu oleh  tersangka AS yang merupakan Head Teller yang seharusnya bertugas melakukan check dan Re Check di setiap penarikan dana nasabah.

Dalam hal ini AS ternyata malah memberikan user ID dan passwordnya selaku pengawas kepada NH.

Kasus ini pertama kali terbongkar ketika korban melaporkan kejadian tersebut ke Polda Riau, pada 16 Maret 2021. Di mana salah satu korban bernama Hotnasari Nasution terkejut saat mengecek buku rekening tabungan saldonya tinggal Rp9,7 juta. 

Padahal, saldo awalnya itu Rp1,2 miliar dan korban mengaku tidak pernah menarik uang dalam buku rekeningnya itu. 

Dalam video yang beredar di media sosial, NH yang mengenakan pakaian tersangka dan jilbab hitam hanya bisa tertunduk malu saat konferensi pers yang dilakukan di Polda Riau.

Akibatnya, keduanya pun dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman 3 sampai 5 tahun penjara dan denda maksimal sebesar Rp100 miliar.(indozone.id)