Ternyata Ini Alasan Pasutri Pejambret Bawa Anaknya Saat Beraksi

Infomenia.net -  Viral di media sosial, seorang penjambret lansia berinisial Z yang melancarkan aksinya ketika memboncengi istri dan anaknya...


Infomenia.net - 
Viral di media sosial, seorang penjambret lansia berinisial Z yang melancarkan aksinya ketika memboncengi istri dan anaknya di Tamansari Jakarta Barat akhirnya diringkus polisi.  

Selain Z, polisi juga ikut meringkus istri pelaku yang menjadi komplotan dalam jambret tersebut. 

Kanit Reskrim Polsek Metro Tamansari AKP Lalu Ali mengatakan bahwa polisi menangkap satu keluarga jambret tersebut saat hendak beraksi lagi di kawasan Tamansari. 

"Kemarin satu keluarga ditangkap pas mau beraksi lagi," ujar Ali dikonfirmasi Rabu (24/3/2021). 

Saat itu kata Ali, Z kembali hendak menjambret dengan membawa serta anak dan istrinya berinisial F. 

Memboyong keluarganya saat menjambret dilakukan Z untuk mengelabui korban dan warga sekitar.

Modus jambret keluarga itu sudah dilakukan Z sejak tahun 2016 lalu. 

"Memang modusnya membawa sekeluarga biar enggak dicurigai. Sudah dari tahun 2016 memang modusnya seperti itu," jelas Ali. 

Maka dari itu, saat kembali beraksi Z juga membawa istrinya F yang dibonceng di bagian belakang motor dan anak laki-lakinya yang dibonceng di bagian depan. 

Polisi pun ikut meringkus F saat ikut beraksi jambret dengan suaminya. 

Sementara anak pasangan suami istri, kembalikan oleh polisi ke pihak keluarga, yakni kepada neneknya. 

Ali mengatakan bahwa Z dan F sudah beraksi jambret sejak tahun 2016. 

Sehingga aksi jambret keduanya sudah tidak terhitung jumlahnya. 

Keduanya juga beraksi bukan hanya di wilayah Tamansari. 

Namun untuk di Tamansari keduanya terhitung sudah 10 kali melakukan jambret modus keluarga itu. 

"Beraksi dimana-mana. Ada yang di Jakarta Barat dan Jakarta Utara,"ungkapnya. 

Usai meringkus Z dan F, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa handphone yang diduga hasil menjambret.

Ada tiga buah ponsel yang disita polisi sebagai barang bukti. 

Sampai saat ini, polisi menduga Z tidak memakai penadah dalam aksinya. 

Selama ini Z hanya menjual ponsel curian secara acak kepada orang-orang yang dilihat dan kenalnya. 

Maka dari itu Z hanya dapat menjual handphone tersebut dengan murah yakni di kisaran Rp 300.000 hingga Rp 400.000 per unit. 

"Dia modelnya titip jual enggak kenal orang ditawari, karena emang dia jual murah. Ada ketemu orang di jalan misalnya ditawari, mau handphone enggak, begitu," tandas Ali. 

Diketahui sebelumnya viral video CCTV seorang wanita lansia yang dijambret di Jalan Harum Manis, Tamansari, Jakarta Barat. 

Wanita bernama Tan Siyatmi (63) itu dijambret oleh pengendara motor yang membawa anak serta istrinya. 

Mirisnya, Tan Siyatmi hingga jatuh tersungkur karena tasnya ditarik paksa pengendara motor tersebut.(wartakotalive.com)