Ternyata Begini Cara Pak Dadang "Dewa Kipas" Kalahkan Gamer Catur Dunia GothamChess

Infomenia.net -  Beberapa waktu belakangan ini, nama Dadang Subur mendadak jadi buah bibir di jagat maya. Pak Dadang tak lain ialah pecatur...


Infomenia.net
Beberapa waktu belakangan ini, nama Dadang Subur mendadak jadi buah bibir di jagat maya. Pak Dadang tak lain ialah pecatur Indonesia di platform Chess.com dengan akun "Dewa_Kipas".

Ia berhasil mengalahkan Levy Rozman alias GothamChess, gamer catur profesional dengan titel IM (International Master) yang kerap menyiarkan pertandingan catur di platform Twitch dan YouTube.

Namun, setelah kemenangan tersebut, akun Chess.com milik Pak Dadang ditangguhkan karena dianggap bermain curang.

Menanggapi hal ini, Ali Akbar yang merupakan anak dari Dadang Subur mengunggah video klarifikasi terkait tuduhan kecurangan tersebut di laman Facebook.

Dalam video berdurasi 21 menit yang diunggah Ali melalui akun Facebook-nya, sang ayah menegaskan bahwa dirinya tidak bermain menggunakan cheat. Ia pun menjelaskan bagaimana ia bisa mengalahkan GothamChess.

Menurut Dadang, langkah-langkah yang dilakukan GothamChess mirip dengan bot atau komputer yang sering ia lawan di aplikasi bernama Shredder Chess, meskipun memang ada perbedaan.

Sebagai informasi, dengan aplikasi tersebut pemain bisa berlatih melawan bot dengan tingkat kemampuan yang berbeda-beda.

Berbekal dari pengalaman itulah Dadang menentukan langkah-langkah yang kemudian mengalahkan GothamChess.

"Langkah Mr. Levy (GothamChess) itu memang standar komputer, saya kan sudah biasa. Cuma dia agak sedikit berani, ada langkah yang berani," kata Dadang dalam video tersebut.

Ketika bermain di aplikasi Shredder Chess, Dadang mengklaim dirinya sudah mengantongi ELO (rating pemain dalam dunia percaturan) 2.600.

Mencatat langkah

Setiap kali pertandingan, Dadang pun mencacat detail langkah-langkah pertandingan secara manual di buku miliknya. Dari situ, ia mengaku sering mempelajari kembali permainan yang ia lakukan sebelumnya.

"Langkah saya itu adalah langkah teori di mana setiap melangkah itu untuk mengancam atau mengunci. Hapalannya kuat saya," kata Dadang.

Kendati demikian, awalnya Dadang tidak yakin bisa menang melawan GothamChess. Hal ini karena Dadang mengaku dirinya bukan pemain cepat.

"Saya ngerasa pasti kalah karena waktunya 10 menit, karena saya kan ada penyakit gula ya jadi tangan saya kadang-kadang susah gerak," tutur Pak Dadang, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari laman Facebook Ali Akbar, Jumat (5/3/2021).

Namun, Pak Dadang menceritakan bahwa pada satu titik GothamChess melakukan langkah blunder. Situasi ini lah yang dimanfaatkan oleh Pak Dadang untuk mendapat kemenangan.

"Saat dia lengah, saya manfaatkan itu. Saya memanfaatkan kesalahan dia," lanjut pemilik akun Dewa_Kipas ini.

Dianggap curang

Setelah menang melawan GothamChess pada Selasa (2/3/2021), akun Dewa_Kipas milik Pak Dadang diserang oleh sejumlah pengguna Chess.com lainnya.

Serangan termasuk tuduhan bahwa Dadang bermain curang dengan menggunakan cheat, langsung masuk ke notifikasi akun Chess.com milik Dadang.

"Semua hate message masuk ke inbox di aplikasi Chess.com. Misalnya, ada 'hapus akunmu sebelum terlambat' atau 'dasar kamu pemain curang'," ujar Ali.

Dari sini, Ali menyimpulkan bahwa akunnya ini diblokir karena dilaporkan oleh banyak orang, terutama penonton Twitch yang menyaksikan pertarungan GothamChess melawan Dewa_Kipas tadi secara langsung.

"Rata-rata (komentar) berasal dari penonton Twitch GothamChess, karena pertandingan bapak saya disiarkan langsung di sana," klaim Ali.

Menanggapi hal tersebut, Dadang menegaskan bahwa ia tidak bermain curang. Ia mengatakan jika pihak Chess.com menganggap Dadang menggunakan bot, itu wajar karena langkah-langkah yang ia ambil adalah hasil belajar melawan bot di aplikasi Shredder Chess.

"Saya bukan nyontek. Kalo langkah mirip seperti komputer itu karena saya seringnya belajar dari aplikasi komputer," kata Pak Dadang.

Dalam video tersebut, Ali menceritakan bahwa sang ayahnya baru mengenal aplikasi Chess.com dalam tiga minggu terakhir ini.

Sebelum bermain di Chess.com, Ali mengatakan bahwa ayahnya sudah sering bermain catur media lainnya. Misalnya di game Chess Master yang ada di konsol PlayStation 1 hingga aplikasi Shredder Chess di Android.

Berakhir damai

Ali sendiri mengaku telah menghubungi pihak Chess.com dan GothamChess via e-mail untuk kelanjutan kasus ini. Pihak Chess.com, menurut Ali, belum membalas surat darinya. Namun, Levy ternyata merespon surat Ali secara kooperatif.

Solusinya, Ali dan Levy setuju bahwa kejadian ini merupakan kesalahpahaman dari kedua belah pihak dan sepakat untuk menghapus seluruh postingan terkait insiden pemblokiran di masing-masing platform media sosial.

GothamChess pun telah meminta maaf kepada Pak Dadang melalui Ali, dan Ali pun meminta netizen agar tidak menyerang akun media sosial GothamChess.

Terkait akun Dewa_Kipas, Dadang sendiri, menurut Ali, sebenarnya bersyukur akun tersebut diblokir. Sebab, ia mengaku tenang karena kini ia bisa rehat dari game catur daring tersebut.

"Sebenarnya bapak saya bersyukur karena akunnya diblokir, karena selama ini dia selalu bermain sampai lupa waktu. Dan (pemblokiran) ini seakan seperti diingatkan supaya berhenti main," kata Ali.

"Tidak ada rencana untuk mengembalikan akun yang terblokir, biarlah bapak saya beristirahat dengan tenang," pungkas Ali(kompas.com)