Polri Bantah Tangkap Penyindir Gibran: Datang Sendiri

Infomenia.net -  Polri membantah menangkap pria berinisial AM yang menyindir Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di media sosial. Sebelumn...


Infomenia.net -
 Polri membantah menangkap pria berinisial AM yang menyindir Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di media sosial.
Sebelumnya, AM diberitakan ditangkap polisi usai berkicau melalui akun Twitter @garudarevolution bahwa Gibran tak mengerti sepak bola dan jabatannya di Solo ialah pemberian bapaknya.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menjelaskan bahwa pria tersebut mendatangi kantor Polres Solo atas inisiatif sendiri untuk meminta maaf usai diingatkan oleh polisi virtual.

"Iya datang sendiri dan yang bersangkutan bermaksud ingin meminta maaf, kooperatif," kata Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (17/3).

Menurutnya, masalah tersebut telah selesai setelah AM meminta maaf. Polisi, kata dia, tidak melanjutkan perkara tersebut ke jalur hukum.

Oleh sebab itu, menurutnya pihak kepolisian tak pernah melakukan upaya penangkapan ataupun mengamankan AM lantaran ditegur oleh polisi virtual alias virtual police.

"Jadi yang dilakukan oleh virtual police di sana hanya mengingatkan kepada akun tersebut, kemudian yang bersangkutan datang ke Polres untuk minta maaf dan dibuatkan surat pernyataan maaf," kata dia.

"Jadi tidak benar kalau yang bersangkutan diamankan," klaimnya.

Sebelumnya, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menyatakan dirinya tak pernah mempersoalkan warga Slawi, Kabupaten Tegal berinisial AM yang mengomentari dirinya soal jabatan.

Gibran juga tidak mempersoalkan tindakan polisi virtual yang menjemput AM dari Slawi untuk dimintai keterangan di Polresta Surakarta. Ia juga mengaku sudah memaafkan AM atas komentar yang kurang menyenangkan tersebut.

"Kan orangnya juga enggak dikenai pidana apa-apa. Diedukasi saja," kata Gibran di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (16/3).(cnnindonesia.com)