Keterlaluan! Anggota OKP PP Lecehkan TNI-Polri Soal 'Jatah' Parkir, Katanya Bisa Ngatur Aparat

Infomenia.net -  Seorang pengurus Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Pemuda Pancasila (PP) ranting Desa Mekarsari, Kecamatan Cilawu, Kab...


Infomenia.net - 
Seorang pengurus Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Pemuda Pancasila (PP) ranting Desa Mekarsari, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, bernama Engkin Badrudin pecah pelipis matanya usai terekam video melakukan pelecehan terhadap institusi TNI dan Polri, saat bertemu dengan sejumlah pegawai Klinik Cihideung, Garut, baru-baru ini. 

Dalam video berdurasi 4 menit 58 detik sebagaimana dibagikan akun Instagram @cetul.22, Engkin datang ke Klinik Cihideung bersama sejumlah rekannya sesama pengurus PP ranting Mekarsari.

Dalam pertemuan itu, mereka membahas soal jatah parkir di klinik yang cukup ramai tersebut.        

"Banyak lembaga yang mengetahui bahwa di Kabupaten Garut itu ada klinik yang bergerak panjang dan omzetnya lumayan," ujar Engkin di hadapan sejumlah pengurus klinik.

Saat menyampaikan niat kedatangannya, Engkin keceplosan menyebut-nyebut nama institusi Koramil setempat dan Polsek Cilawu saat menagih soal "kontribusi" atau jatah dari klinik tersebut untuk PP. Ia menyebut bahwa ia bisa mengatur aparat.

Ia diduga tak sadar bahwa dirinya direkam dan ucapannya itu bakal menjadi "harimau" bagi dirinya.  

"Halah, gak usah masalah izin. Izin atau tidak izin pokoknya dari Polsek dari Danramil aing udah beres. Pokoknya, kontribusi, titik," katanya.

Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Adi Benny Cahyono membenarkan adanya peristiwa itu dan kasusnya saat ini ditangani Satuan Reskrim Polres Garut.   

"Sedang ditangani oleh Satreskrim," katanya, Rabu (10/3/2021).

Tak lama setelah video tersebut viral, para pimpinan PP di wilayah Garut langsung menyampaikan permohonan maaf.

"Saya atas nama ketua MPC PP Kabupaten Garut, memohon maaf kepada TNI, Polri se-Indonesia, khususnya kepada Danrem 062/Tarumanagara dan jajarannya, juga kepada Pak Dandim 0611/Garut dan jajarannya, dan Kepada Kapolres Garut dan jajarannya, atas kesalahan oknum anggota PP waktu kemarin. Mohon bapak-bapak memaafkannya," kata seorang yang mewakili pimpinan MPC PP Garut.

Sekjen PP MPC Garut, Agil Syahrizal, juga menyampaikan hal serupa.

"Semoga hubungan baik yang sudah dibangun antara TNI POlri dan PP, tetap bisa berjalan, dan kami akan meningkatkan kedisiplinan kepada anggota," katanya.

Sementara itu, Komandan Komando Distrik Militer 0611 Garut Letkol CZi Deni Iskandar menyayangkan adanya oknum anggota ormas di Garut menyampaikan pernyataan yang menyinggung institusi Polri dan TNI tersebut.

"Masa mereka mau mengatur kita, kan kita yang ngatur negara, bukan ormas, hargai institusi, jangan sampai melecehkan, kalau gitu kan bahasanya jadi melecehkan," katanya.(indozone.id)