Kapal Kontainer Raksasa Kandas di Terusan Suez, Harga Minyak Langsung Jatuh

Infomenia.net -  Sebuah kapal kontainer raksasa kandas saat sedang berada di Terusan Siez hingga memblokade jalur dagang tersibuk di dunia. ...


Infomenia.net - 
Sebuah kapal kontainer raksasa kandas saat sedang berada di Terusan Siez hingga memblokade jalur dagang tersibuk di dunia. Alhasil, pengiriman barang-barang komoditi dunia pun terhambat, bahkan harga minyak dunia langsung anjlok tidak lama setelah berita ini menyebar. 

Dikutip dari Bloomberg, Rabu (24/3/2021), Ever Given, nama kapal kontainer terbesar tersebut, terjepit di sepanjang kanal sejak Selasa (23/3/2021) pagi di Mesir. Kejadian ini menyebabkan penumpukan setidaknya 100 kapal yang berusaha transit antara Laut Merah dan Mediterania. 

Evergreen Line "dihentikan secara tidak sengaja setelah menyimpang dari jalurnya karena dugaan angin kencang tiba-tiba," demikian keterangan dari Evergreen Line yang berpusat di Taiwan, dalam menaggapi kejadian tersebut. 

Evergreen mendesak pemilik kapal untuk bekerja dengan "otoritas terkait termasuk biro manajemen kanal untuk membantu kapal keluar dari masalah secepat mungkin," menurut pernyataan email dari perusahaan tersebut. Shoei Kisen Kaisha Ltd. Jepang, di antara yang terdaftar sebagai pemilik kapal, menolak berkomentar. 

"Operasi penyelamatan dengan kapal tunda sedang berlangsung, dan mudah-mudahan kapal akan segera berlayar kembali, tetapi ini bisa memakan waktu" karena otoritas juga melakukan pemeriksaan pada kerusakan kapal, kata Ralph Leszczynski, kepala penelitian di pialang kapal Banchero Costa & Co. 

Sebelum mengalami gangguan, Ever Given sedang dalam perjalanan dari China ke Rotterdam. Awak kapal dilaporkan dalam keadaan selamat dan belum ada laporan cedera atau polusi. Data pelacakan kapal menunjukkan kapal itu masih dalam posisi yang sama sekitar pukul 2 pagi Rabu di Kairo. 

Kejadian ini lantas berdampak terhadap harga minyak dunia, karena sejumlah pembeli masih menghitung keuntungan atau kerugian akibat dari kandasnya Ever Given di Terusan Suez. Kondisi ini menyebabkan aksi jual yang mendorong harga minyak ke dalam level terendah sejak awal Februari. 

Kontrak pembelian minyak di New York turun di bawah USD60 per barel pada hari Selasa dan telah jatuh lebih dari 12 persen dalam waktu kurang dari dua minggu. Hal ini terjadi karena serangkaian faktor, termasuk melemahnya permintaan fisik dan pelepasan posisi buy. 

Jangka waktu cepat untuk minyak mentah Brent global juga telah berubah menjadi struktur bearish untuk pertama kalinya sejak Januari.(idxchannel.com)