Ini Dia Profil GM Novendra Priasmoro, Pecatur RI yang Kalahkan GothamChess 9 Kali

Infomenia.net -  Seiring terus bergulirnya isu Dewa Kipas vs GothamChess, maka semakin terkuat pula fakta-fakta lainnya. Salah satunya adala...


Infomenia.net - 
Seiring terus bergulirnya isu Dewa Kipas vs GothamChess, maka semakin terkuat pula fakta-fakta lainnya. Salah satunya adalah terselip satu pecatur Indonesia yang berhasil mengalahkan GothamChess hingga sembilan kali. 

Ia adalah Grand Master (GM) Novendra Priasmoro. Dengan mengusung nama akun bocah_sakit di Chess.com, Novendra tercatat sebagai pecatur Indonesia yang paling sering mengalahkan GothamChess di antara tujuh pecatur lainnya, termasuk Dewa Kipas. 

Kemenangan sembilan kali Novendra atas GothamChess diungkapkan Pengamat catur nasional dan internasional sekaligus ahli teknologi informasi PB Percasi, Heri Darmanto. Untuk mengetahuinya pun sejatinya cukup mudah. 

"Saya langsung melihat di akun GothamChess di Chess.com. Kita bisa melihat itu asalkan sudah register di layanan Chess.com. Setelah itu baru bisa mengaksesnya. Semua pengguna bisa melihat data itu. Karena ya memang dari sananya tidak dikunci. Publik bisa melihat langsung," kata Heri saat dihubungi kumparan, Rabu (17/3).

Heri menghitung GothamChess dikalahkan oleh delapan pecatur Indonesia di Chess.com sebanyak 31 kali. Dari kekalahan itu sejatinya tak ada permasalahan yang terjadi, kecuali dengan Dewa Kipas. 

Lantas, seperti apa sepak terjang GM Novendra Priasmoro?

Novendra bukanlah pecatur kaleng-kaleng. Ia pernah menorehkan dua prestasi sekaligus dalam turnamen catur Liberec Open yang berlangsung di Liberec, Republik Ceko pada Februari 2020 lalu.

Novendra sukses meraih gelar Grand Master (GM) sekaligus menjuarai turnamen tersebut. Gelar GM diraih Novendra pada babak ketujuh Liberec Open setelah mencatat kemenangan untuk ketujuh kalinya secara beruntun dengan mengalahkan IM Klaudia Kulon yang memiliki rating 2335 dari Polandia.

Kemenangan ini memastikan tambahan rating 11 poin bagi Novendra untuk memenuhi persyaratan rating GM sebesar 2500 sekaligus menjadi GM ke-8 Indonesia. Sebelumnya, Indonesia memiliki tujuh GM, yakni GM Herman Suradiradja (1977), GM Ardiansyah (1986), GM Utut Adianto (1986), GM Edhi Handoko (1994), GM Ruben Gunawan (1999), GM Cerdas Barus (2002), dan GM Susanto Megaranto (2004).


Pada ajang tersebut, Novendra masih berusia 20 tahun. Akan tetapi, usia muda tak menjadi penghalang buatnya mengungguli lawan-lawannya. Tercatat, dia mengumpulkan 8,5 poin dalam 9 babak.

Pada 2018 atau saat Novendra berusia 18 tahun, Andrei Kolev yang ditunjuk Percasi sebagai pelatih, sempat melihat kemampuan Novendra. Tak tanggung-tanggung, Kolev menyebut pemuda ini adalah anak ajaib.

Pernyataannya benar. Di tahun yang sama, Novendra menggamit FIDE Internasional Master dengan rating Elo 2438 (kini 2502).

Meski demikian, Ketua Umum PB Percasi, Utut Adianto, sempat menantang Novendra untuk meningkatkan kualitas hingga mencapai super GM. Untuk mencapai taraf itu, setiap pecatur harus mengumpulkan rating sebanyak 2.700. 

”Meraih GM itu bukan akhir dari perjalanan," kata Utut beberapa waktu lalu. 

Mendapat tantangan seperti itu, Novendra pun berambisi menjadi super GM. Ia menargetkan bisa menaikkan Elo rating hingga menjadi super GM pada dua sampai tiga tahun mendatang.(kumparan.com)