Ini Alasan Rian Melakukan Pembunuhan Keji,Karena Ditipu?

Infomenia.net -  Kasus pembunuh berantai yang dilakukan oleh Muhammad Rian (21) di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Rian meru...


Infomenia.net - 
Kasus pembunuh berantai yang dilakukan oleh Muhammad Rian (21) di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Rian merupakan serial killer yang membunuh dua wanita kurun waktu dua pekan.

Wanita pertama yang dia bunuh adalah Diska Putri, gadis bercelana Doraemon yang jasadnya ditemukan dalam kantong plastik di depan toko material Jalan Raya Cilebut, Kota Bogor, pada (25/2).

Kemudian kasus kedua adalah pembunuhan terhadap wanita berambut panjang bernama Elya Lisnawati (25). Jasad janda satu anak itu ditemukan warga tergeletak di kebun kosong di Kampung Cidadap, Megamendung, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/3).

Dalam sebuah video yang beredar, Rian menyebut alasannya membunuh Diska karena kesal dengan perempuan. Namun belum diketahui apa maksud alasanya itu.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhoni Ermawan bahkan menyebut saat diperiksa dalam berita acara pemeriksaan (BAP), Rian tak menyebut soal benci perempuan itu.

Ha yang terjadi adalah Rian kesal karena sebelumnya melakukan open BO (booking order) Diska di sebuah hotel di kawasan Puncak. Booking order ini merupakan istilah yang digunakan lelaki hidung belang memesan jasa seksual terhadap perempuan di media sosial atau situs jejaring lainnya.

"Kalau pembunuhan yang pertama (Diska) itu karena dari keterangan dia itu kan janjian sama korban yang pertama itu dia dijanjikan uang sesuai kesepakatan mereka berdua Rp 1 juta," ujar Dhoni, di kantornya, Jumat (12/3).

"Tetapi pada saat di tempat kejadian perkara (hotel di Puncak) pembunuhan korban yang pertama ini (Diska Putri) memintanya Rp 2 juta. Di situ lah pelaku mulai sakit hati ataupun merasa jengkel sama korban yang pertama, gitu loh," lanjut Dhoni.

Karena kesal itu itu, Rian kemudian membunuh Diska. Usai membunuh Diska, Rian menggasak kalung emas, handphone, dan uang tunai. Jumlah uang yang diambil Rian serta gram kalung emas dan merek handphone Diska belum diungkap polisi.

Dhoni mengatakan sedari awal Rian ini memang berniat membunuh untuk menguasai harta korbannya. Musababnya, saat pembunuhan pertama itu, usai mencekik Diska, Rian sudah menyiapkan tas ransel besar serta trash bag hitam.

Jasad Diska dimasukkan ke dalam trash bag dan ransel itu pada Kamis (25/2) dini hari. Rian kemudian membuang jasad Diska itu di depan toko material Jalan Cilebut, Bogor.(kumparan.com)