Ayahnya Dituduh Korupsi, Ini Kata Zaskia Sungkar

Infomenia.net -  Artis peran Zaskia Sungkar, menampik tuduhan yang menyebut ayahnya, Mark Sungkar, terlibat dalam perkara korupsi dan upaya ...


Infomenia.net - 
Artis peran Zaskia Sungkar, menampik tuduhan yang menyebut ayahnya, Mark Sungkar, terlibat dalam perkara korupsi dan upaya memperkaya diri yang merugikan keuangan negara. Menurutnya, nominal uang senilai ratusan juta itu terbilang mudah untuk didapatkan dengan cara halal.

Pernyataan Zaskia disampaikan lewat sebuah video yang diunggah ke laman YouTube The Sungkars Family. Ia mengatakan pihak keluarganya merasa terkejut dengan jumlah uang korupsi yang dituduhkan kepada sang ayah.

"Ini masalahnya, kita syoknya tuh, 'hah, Rp 300 juta-an?'. Maaf banget, maksudnya uang segitu bukan suatu hal yang susah untuk dicari buat kita secara halal. Kenapa harus ambil yang haram gitu kan," ujar Zaskia Sungkar, dikutip Tagar pada Minggu, 14 Maret 2021.

Lebih lanjut, Zaskia Sungkar meyakini bahwa uang tersebut adalah hak Mark Sungkar dan para atlet yang memang wajar diterima. Ia juga menegaskan bahwa ayahnya merupakan sosok yang tidak akan melakukan tindakan melanggar hukum hanya demi uang yang tidak seberapa.

"Papa juga berpikiran bahwasannya sudah selesai karena sudah dikembalikan. Makanya pas difitnahnya segitu, ya kita juga bingung," ujar dia.

"Enggak ada untungnya juga papa ambil segitu, enggak ada untungnya. Enggak mungkin papa memperkaya diri sendiri dengan segitu," kata Zaskia Sungkar.


(Foto: Instagram/shireensungkar)

Istri dari aktor Irwansyah itu menegaskan, ia dan keluarganya meyakini betul bahwa ayahnya tidak bersalah dalam perkara dugaan korupsi pelaksanaan Asean Games 2018 silam tersebut. Ia juga mengaku tidak peduli dengan tudingan yang berasal dari pihak luar keluarga.

"Cuma balik lagi, yang penting kami lebih tahu papa kami seperti apa. Kami anaknya, kami tahu betul, insya Allah ayah kami enggak akan melakukan hal itu," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Mark Sungkar sempat ditahan di Polda Metro Jaya setelah terseret kasus korupsi. Ia dituduh merugikan keuangan negara senilai Rp 649 juta melalui dana pelaksanaan kegiatan peningkatan prestasi olahraga nasional tahun anggaran 2018.

Mark yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Triatlon Indonesia (PPFTI) ini, didakwa membuat laporan keuangan fiktif demi memperkaya diri, orang lain dan korporasi.(tagar.id)