Seribu Tahun Lamanya Bui untuk Harun Yahya

Infomenia.net -  Penulis sekaligus pendakwa kontroversial, Adnan Oktar alias Harun Yahya diganjar hukuman 1.075 tahun penjara atas kejahatan...


Infomenia.net - 
Penulis sekaligus pendakwa kontroversial, Adnan Oktar alias Harun Yahya diganjar hukuman 1.075 tahun penjara atas kejahatan seksnya. Dia terbukti memperkosa para pengikutnya atau dikenal dengan sebutan 'kittens'.

Seperti dilansir dari AFP, Selasa (12/1), pengadilan itu digelar pada Senin (11/1). Laporan dari tv swasta, Harun Yahya dijatuhi hukuman 1.075 tahun karena kejahatan termasuk kekerasan seksual, pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, penipuan dan percobaan spionase politik dan militer.


Pengadilan juga menghukum dua eksekutif di organisasi Harun Yahya, Tarkan Yavas dan Oktar Babuna, masing-masing selama 211 dan 186 tahun.

Kantor berita resmi Anadolu melaporkan bahwa Harun Yahya juga dinyatakan bersalah karena membantu kelompok yang dipimpin oleh pengkhotbah Muslim yang berbasis di Amerika Serikat (AS) Fethullah Gulen yang disalahkan Turki karena melakukan upaya kudeta yang gagal pada tahun 2016.


Kasus ini muncul pada tahun 2018. Diketahui Oktar memiliki banyak pengikut wanita yang dipanggilnya 'kittens'. Para 'kittens' itu kerap berpakaian seksi dan berdandan menor saat mendampingi Oktar dalam acara televisinya.


Puluhan orang melaporkan penulis terkenal asal Turki, Adnan Oktar alias Harun Yahya atas tuduhan kejahatan seksual. Oktar hingga saat ini masih ditahan oleh Kepolisian Turki.


Seperti dilaporkan media lokal Turki, Hurriyet Daily News, Rabu (18/7/2018), total ada 45 orang yang telah melapor ke polisi dalam beberapa hari terakhir. Mereka yang melapor ke polisi, mengaku telah dicabuli dan diperkosa Oktar dan kelompoknya.


Dari jumlah itu, sekitar 17 orang di antaranya masih anak-anak. Sedangkan 15 orang lainnya mengaku dicabuli ketika masih berusia 11-17 tahun.

Bantahan Harun Yahya


Seperti dilansir AFP dan media lokal Turki, Daily Sabah, Selasa (12/1/2021), dalam pembelaan akhir di sidang, Oktar menyampaikan bantahan terhadap dakwaan-dakwaan yang dijeratkan padanya. Di hadapan hakim pada Desember lalu, Oktar mengklaim memiliki 'hampir 1.000 kekasih' saat menyangkal dakwaan pelecehan seksual.



Pada Oktober tahun lalu, Oktar menyebut dirinya memiliki 'luapan cinta untuk wanita-wanita'.


"Ada luapan cinta di hati saya untuk wanita. Cinta adalah kualitas manusia. Itu kualitas seorang Muslim," ucap Oktar dalam sidang saat itu.


Dalam sidang lainnya, Oktar menyampaikan komentar berbunyi: "Saya luar biasa kuat."


Oktar juga menyangkal dakwaan mengelola organisasi kriminal yang dijeratkan padanya, dengan mengklaim dirinya hanya memiliki banyak sekali teman. Sementara soal dakwaan terlibat kelompok Fethullah Gullen dan dakwaan spionase, Oktar menyalahkan konspirasi melawan dirinya oleh 'kekuatan tertentu'.


Oktar pertama kali menjadi perhatian publik tahun 1990-an saat dia disebut menjadi pemimpin sekte yang terlibat berbagai skandal seks. Saluran televisi online miliknya, A9, mulai mengudara tahun 2011 dan memicu kecaman dari pemimpin agama di Turki. Saluran televisi itu sering didenda oleh pengawas media Turki, RTUK, dan akhirnya disita oleh negara serta ditutup usai polisi menindak tegas kelompok Oktar.


Dalam acara televisinya itu, Oktar kerap didampingi wanita-wanita muda berpakaian seksi yang dipanggilnya 'kittens' saat membahas agama dengan diwarnai tarian. Belakangan terungkap bahwa para 'kittens' itu juga menjadi korban pemerkosaan dan pelecehan seksual.


Menurut jaksa penuntut, Oktar lebih dari seorang pria yang memberikan ceramah bertele-tele tentang agama dan teori konspirasi sambil dikelilingi oleh pria dan wanita muda berpakaian menarik dengan riasan tebal.(detik.com/artikelasli)