Tanggapan FPI Soal Video Gorok Leher Manusia yang Diposting Nikita Mirzani

Infomenia.net -   Baru-baru ini viral video yang menayangkan simulasi cara menggorok leher yang diduga diadakan oleh Front Pembela Islam (FP...


Infomenia.net -  
Baru-baru ini viral video yang menayangkan simulasi cara menggorok leher yang diduga diadakan oleh Front Pembela Islam (FPI). Video tersebut membuat heboh dan banyak dibagikan di media sosial, salah satunya oleh Nikita Mirzani.

Setelah membuat kehebohan, Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI), Munarman mengklarifikasi bahwa video tersebut bukanlah latihan ataupun simulasi menggorok leher, seperti narasi yang beredar di media sosial, melainkan hanya peragaan ilmu kebal yang digelar oleh sebuah perguruan silat di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Munarman pun menegaskan bahwa narasi yang menyebut anggota FPI menggelar simulasi gorok leher sebagai kabar bohong atau hoaks.

Dalam video tersebut, sebagaimana disimak Indozone, ada banyak orang berpakaian serba putih dan bersorban, berkumpul di suatu acara.

Ada panggung dalam acara itu, bertuliskan FPI dan LPI. Sejumlah orang tampak berada di atas panggung, sementara lainnya di halaman bertanah merah. Ada pula teriakan 'Allahuakbar!' beberapa kali.

"Kami Front Pembela Islam (FPI) atau LPI (Laskar Pembela Islam)," kata seorang pembawa acara menggunakan pengeras suara. 

Beberapa orang tampak duduk bersila di tanah. Mereka berperan sebagai orang yang akan digorok.

Di belakang mereka, ada seorang pria memakai baju terusan (jubah) putih dan di bahunya terselempang sarung berwarna hijau. Pria itu mengenakan peci yang senada dengan warna jubahnya dan berkaca mata hitam. Dia berperan sebagai sang eksekutor.

Lantas, dengan alat peraga berupa parang, dia menyembelih seorang demi seorang pria yang duduk bersila itu dengan cukup cekatan.

Peragaan itu tampak seolah-olah sungguhan, karena pria yang berperan sebagai orang yang disembelih, menggelepar setelah disembelih.

Nikita Mirzani sendiri menuliskan keterangan yang berisi kritik terhadap FPI.

"FPI melatihkan cara 'menggorok leher'….inikah yg dikatakan 'Revolusi Ahlak'? Loe pikir lagi lebaran haji potong kurban," tulis Nikita.