Pengakuan Mengejutkan Penyebar Video Azan Ditambah Ajakan Jihad

Infomenia.net - Penyebar masif video azan ditambah dengan kalimat “hayya alal jihad” di media sosial Instagram, H pada polisi mengaku dapat ...


Infomenia.net - Penyebar masif video azan ditambah dengan kalimat “hayya alal jihad” di media sosial Instagram, H pada polisi mengaku dapat video itu dari WhatsApp Grup bernama FMCO (Forum Muslim Cyber One) News.

"Modus pelaku masuk dalam 1 grup WA FMCO News, menemukan unggahan video-video yang ada di grup itu dia sebarkan secara masif," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus di Markas Polda Metro Jaya, Kamis, 3 Desember 2020.

Kata polisi, H bertujuan membuat video ini didengar oleh masyarakat Indonesia agar menimbulkan kegaduhan dan provokasi seolah-olah Indonesia sedang berjihad atau bertarung melawan musuh.

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Cyber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Andi Ariandi menambahkan, tindakan yang dilakukan mencokok H guna mengurangi dan mencegah kesalahpahaman di masyarakat atas video itu.

Selain mencokok, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kemkominfo dan Instagram serta tokoh lain guna membatasi peredaran video yang kurang pas ini.

"Maksud dari polisi untuk kurangi atau cegah salah paham di masyarakat, sehingga kita tindak pelaku dan koordinasi dengan Kemkominfo dan platfrom Instagram dan tokoh lain untuk batasi peredaran video yang kurang pas," kata Andi menambahkan.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video orang yang mengumandangkan azan di jejaring media sosial YouTube menjadi viral. Azan memang sudah biasa dikumandangkan setiap waktu salat, baik di musala maupun di masjid-masjid yang ada di pelosok negeri ini.

Namun, yang membuat ramai di media sosial karena lafal suara azan ditambah dengan kalimat “hayya alal jihad” oleh muazin tersebut.

Dalam sebuah video pendek di laman YouTube yang berjudul 'Merinding Azan di Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin Pimpinan Al Habib Bahar Bin Smith', Senin, 30 November 2020.(viva.co.id)