Fakta-fakta Eko Tato Digorok Istri Siri saat Tidur, Ajak Bersetubuh dan Beprofesi Pengamen

Infomenia.net -  Teka-teki kematian seorang lelaki bernama Eko Setyo Budi alias Eko Tato (35) di Desa Nguling, Kecamatan Nguling, Kabupaten ...


Infomenia.net - 
Teka-teki kematian seorang lelaki bernama Eko Setyo Budi alias Eko Tato (35) di Desa Nguling, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Ternyata, pelaku tak lain istrinya sirinya, Silfia Anggraini (39). Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Kamis (29/10/2020) pagi.

Untuk menutup perbuatannya, Silfia mengungkap pengakuan palsu kepada petugas kepolisian dengan menyebut suaminya itu tewas bunuh diri karena depresi.

Silfia dan Eko menikah siri sejak sembilan tahun lalu.

Berikut fakta-fakta kasus pembunuhan suami oleh istri sirinya di Pasuruan.

Berprofesi Sebagai Pengamen

Cerita ini bermula dari penemuan mayat seorang lelaki di kediamannya pada Kamis (29/10/2020) pagi.

Saat dilihat petugas kepolisian, terdapat luka pada leher mayat tersebut. Petugas juga menemukan sebilah pisau di lokasi.

Menurut kesaksian istri sirinya, Silfia, Eko bunuh diri sepulang salat subuh. Menurutnya, Eko depresi sehingga nekat mengakhiri hidup.

Eko dan Silfia merupakan pasangan yang selama ini mencari penghasilan dengan menjadi pengamen. Mereka menikah siri sejak sembilan tahun lalu.



Beri Keterangan Palsu

Silfia awalnya menyebut sang suami tewas bunuh diri. Setalah ditelusuri, penyidik menemukan bukti-bukti yang mengarah ke tindak pembunuhan. Ternyata, pelaku tak lain adalah Silfia.

Dia menggorok leher suaminya tersebut lantaran kesal. Silfia pun mengakui perbuatannya ini kepada petugas.

"Kami konfrontir keterangan beberapa sanksi, akhirnya istri siri korban mengakui bahwa dialah yang menggorok suaminya hingga tewas," ungkap Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman saat menggelar paparan kasus pada Senin (2/11/2020).

"SA sudah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Dia tersangka tunggal," tambahnya.

Suami Rebut Tabungan Buat Anak

Tindak pembunuhan ini berawal dari pertengkaran keduanya terkait persoalan uang. Saat itu, Eko memaksa Silfia memberi tabungannya senilai Rp 500 ribu. Silfia menolak permintaan Eko dengan alasan akan dikirim untuk anaknya di Malang. Anak yang dimaksud merupakan anak Silfia dari pernikahan sebelumnya. 

Eko tetap memaksa sehingga terjadi keributan. Dia tetap menerobos masuk ke kamar tempat Silfia menyimpan uang. Silfia bahkan sampai tersungkur.



Hajar dan Ajak Pelaku Berhubungan Intim

Setelah uang di tangan Eko, Silfia kembali mencoba merebutnya. Namun Eko langsung memukul kepala hingga memijak perut Silfia.

Setelah istrinya tak berdaya, eko pergi ke luar rumah. Beberapa waktu kemudian, dia kembali dan mengajak Silfia berhubungan intim. Namun Silfia menolak hingga keributan kembali terjadi.

Setelah itu, Eko memutuskan untuk masuk kamar dan tidur. 



Dibunuh saat Tidur

Di saat inilah Silfia melancarkan aksinya. Dia mengambil sebilah pisau dan masuk ke kamar. Melihat suami lelap, dia menarik rambut korban dan langsung menggorok lehernya sebanyak tiga kali.

Setelah itu, Silfia mulai sadar dan menyesal. Dia kembali ke kamar dan mendapati suami sudah tidak bernyawa. Terdapat tiga tusukan di leher Eko.

Untuk menutupi perbuatannya, Silfia mengungkapkan bahwa suaminya itu tewas bunuh diri akibat depresi. Dia juga terlihat sangat syok saat didatangi petugas dan warga setempat.(indozone.id)