5 Fakta Pembunuhan Gadis ABG Berseragam Pramuka di Hotel Semarang Usai Check In Bareng Pria

Infomenia.net - Seorang gadis remaja DF (17) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dalam kamar hotel di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Ming...


Infomenia.net - Seorang gadis remaja DF (17) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dalam kamar hotel di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (15/11). Kematian gadis yang diduga dibunuh itu masih misterius, tapi sejumlah fakta sudah diungkap polisi. Apa saja?
1. Check In Bareng Pria Misterius

Sebelum ditemukan tewas, korban check in di hotel yang terletak di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang pada Sabtu (14/11) pagi. Saat mayat korban ditemukan, pria itu tak ada di dalam kamarnya yang bernomor J-1 itu. Identitas pria tersebut juga masih belum diketahui.


"Check in pakai KTP korban, jadi kami tak mengetahui identitas laki-laki yang bersama korban saat itu," ujar seorang petugas hotel lokasi kejadian, Suramto, kepada wartawan, Senin (16/11).


2. Ada Bekas Kekerasan pada Mayat Korban

Kasatreskrim Polres Semarang AKP Onkoseno G Sukahar mengungkap ada tanda-tanda kekerasan pada sekujur tubuh korban. Selain itu, ada juga bekas bekapan pada wajah korban.

3. Mayat Korban Masih Pakai Seragam Pramuka

Saat ditemukan di dalam kamar hotel, jasad korban masih mengenakan seragam sekolah.

"Korban juga masih mengenakan seragam Pramuka dan sweater hitam," jelas Ongkoseno.


4. Mayat Korban Dibungkus Selimut

Kamar korban dibuka secara paksa oleh petugas hotel dan anggota polisi. Polisi mengungkap ada bau tak sedap yang tercium saat jendela kamar tersebut dibuka.

"Setelah dibuka jendela kamar hotel itu, terlihat korban sudah meninggal dunia dibungkus selimut hotel dan sudah tercium bau tidak sedap," paparnya.

5. Polisi Temukan Buku Pelajaran di TKP

Polisi mengungkap identitas korban yang merupakan seorang pelajar. Salah satu barang bukti yang diamankan dari lokasi penemuan mayat yakni buku sekolah dan tas.

"Ada beberapa buku paket, buku pelajaran, sepatu, dan masker di kamar tersebut," jelas Onkoseno.(detik.com)