Usai Dipecat dari Ketua MUI Tanjung Balai, Begini Pengakuan Sulaiman

Infomenia.net -  Ketua MUI tingkat kecamatan di Kabupaten Tanjungbalai, Sulaiman Marpaung, yang menyandingkan foto Wapres Ma'ruf Amin de...


Infomenia.net - 
Ketua MUI tingkat kecamatan di Kabupaten Tanjungbalai, Sulaiman Marpaung, yang menyandingkan foto Wapres Ma'ruf Amin dengan bintang porno Jepang Shigeo Tokuda alias Kakek Sugiono dipecat dari jabatannya.

Sekretaris MUI Tanjungbalai Abdul Rahim mengatakan Sulaiman dipecat sebagai Ketua MUI Kecamatan Sei Tualang Raso usai ditangkap polisi karena mengunggah foto Ma'ruf Amin-Kakek Sugiono.

“Sudah diputuskan diberhentikan dari ketua MUI kecamatan tadi pagi,” ujar Sekretaris MUI Tanjungbalai Abdul Rahim saat dikonfirmasi kumparan, Jumat (2/10).

Abdul Rahim mengatakan keputusan itu diambil setelah MUI Tanjungbalai menggelar rapat pagi ini.

“Surat keputusannya (sekarang) sedang digodok supaya dasarnya kuat,” ujarnya.

Untuk sementara waktu, ujar Abdul Rahim, jabatan Ketua MUI diisi oleh pelaksana tugas.

“Lalu nanti kita buat pelaksana tugas, sampai menunggu menghabiskan masa bakti jabatan orang itu,’’ ujar Abdul Rahim.(kumparan.com)

Unggah Kolase Kakek Sugiono - Maruf, Sulaiman Kesal Pernyataan Soal K-Pop



Sulaiman Marpaung (37), pemilik akun Facebook Oliver Leaman S mengaku menyesal dan meminta maaf atas perbuatannya yang telah mengunggah foto kolase Wakil Presiden Maruf Amin dengan bintang porno asal Jepang Shigeo Tokuda atau Kakek Sugiono.

Hal itu disampaikan oleh Sulaiman sesat tiba di Bareskrim Polri, Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2020). Dalam kesempatan itu Sulaiman mengaku khilaf dan berharap Maruf Amin mau memaafkannya.


"Saya mohon maaf kepada Pak Kiai tentang yang telah saya lakukan, saya khilaf dan berharap kepada Kiai saya diberikan maaf," kata Sulaiman.

Sulaiman kemudian mengungkapkan pernyataan Maruf Amin yang menjadi dasar dirinya kesal hingga mengunggah foto kolase tersebut.

Pernyataan yang dimaksud ialah ketika Maruf Amin menyinggung soal maraknya budaya K-Pop yang diharapkan dapat menginspirasi kreativitas anak muda Indonesia.

"Saya lihat dia masalah K-Pop itu aja," ungkap Sulaiman.

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri sebelumnya telah resmi menetapkan Sulaiman sebagai tersangka. Penetapan status tersangka dilakukan usai penyidik memeriksa saksi dan mengantongi barang bukti permulaan yang cukup terkait unggahan foto kolase Maruf Amin dengan Kakek Sugiono.


Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan, sejauh ini penyidik telah memeriksa sebanyak tiga orang saksi. Selain itu juga mengantongi sejumlah barang bukti berupa tiga lembar screenshot, delapan postingan, satu buah flashdisk berisi screenshot laman postingan dan profil akun Facebook atas nama Oliver Leaman S.

"Kasus selanjutnya disidik oleh Bareskrim Polri yaitu Dirtipidsiber Bareskrim Polri yang sebelumnya ditangani Polres Tanjung Balai," kata Awi di Mabes Polri, Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2020).


Atas perbuatannya itu, Sulaiman disangkakan dengan Pasal 45 a Ayat 2 Juncto Pasal 28 Ayat 2 atau Pasal 45 Ayat 3 Juncto Pasal 26 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

"Dengan ancaman pidana penjara 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp1 miliar untuk Pasal 45 a. Dan untuk Pasal 45 ayat 3 dengan ancaman pidana penjara 4 tahun dan atau denda Rp750 juta," pungkasnya.(suara.com/artikelasli)