Motif Pengunggah Kolase 'Kakek Sugiono' Gegara Kpop

Infomenia.net - Polisi mengungkap motif Ketua MUI tingkat kecamatan di Tanjungbalai, Sulaiman Marpaung, mengunggah kolase foto Wapres Ma'...


Infomenia.net - Polisi mengungkap motif Ketua MUI tingkat kecamatan di Tanjungbalai, Sulaiman Marpaung, mengunggah kolase foto Wapres Ma'ruf Amin dan bintang porno Jepang Shigeo Tokuda alias Kakek Sugiono. Sulaiman disebut mengaku kecewa terhadap pernyataan Ma'ruf.

"Motifnya dia marah lihat pernyataan Pak Ma'ruf di YouTube," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dihubungi detikcom, Jumat (2/10/2020).


Namun belum dijelaskan pernyataan Ma'ruf mana yang dimaksud Sulaiman. Foto kolase tersebut diunggah di akun Facebook bernama Oliver Leaman S.


"Dalam perjalanan dari Medan (ke Bareskrim)," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pernyataan Ma'ruf yang disorot Sulaiman yakni soal industri K-POP yang mestinya bisa menginspirasi anak muda Indonesia. Namun, yang jelas pihak Istana Wapres telah mengklarifikasi yang dimaksud adalah belajar dari kemajuan Korea, bukan merendahkan musik Indonesia.

"Pernyataan Wapres KH Ma'ruf Amin pada 'Peringatan 100 Tahun Kedatangan Warga Korea di Indonesia', Minggu, 20 September lalu, telah disalahpahami oleh sebagian kalangan. Ada penilaian Wapres tidak paham musik dan seolah Wapres merendahkan kualitas musik Indonesia, di bawah Korea," kata Masduki dalam keterangannya, Kamis (24/9/2020).

"Wapres tidak sedang membandingkan kualitas musik Indonesia seolah di bawah Korea. Wapres juga tidak sedang membanggakan diri sebagai pakar musik. Sama sekali tidak," sambungnya.

Sebelumnya, Sulaiman ditangkap polisi di kediamannya di Tanjungbalai, Jumat (2/10). Penangkapan dilakukan berdasarkan laporan nomor LP/B/0561/IX/2020/Bareskrim tanggal 30 Sept 2020.

Dia diduga melanggar Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) dan Pasal 27 ayat (3) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Sebelumnya, Sulaiman diduga membuat posting-an di akun Facebook-nya yang berisi kolase foto Ma'ruf dengan animasi wajah 'Kakek Sugiono'. Ada juga narasi 'Jangan kau jadikan dirimu seperti Ulama tetapi kenyataannya kau penjahat agama. Diusia Senja Banyaklah Berbenah untuk ketenangan di Alam Barzah. Selamat melaksanakan Ibadah Shalat Jumat' yang menyertai unggahan itu.


Posting-an itu sudah tak ada, namun tangkapan layarnya telah beredar. Pemilik kemudian menulis permohonan maaf kepada keluarga besar Ma'ruf hingga keluarga besar Ansor, khususnya Tanjungbalai.

"Dari hati yang paling dalam dan menghaturkan sepuluh jari sekali lagi saya mohon maaf," demikian tulis pemilik akun.

Sulaiman merupakan Ketua MUI tingkat kecamatan. Dia sebelumnya juga merupakan anggota PPK salah satu kecamatan di Tanjungbalai meski kini telah mundur.(detik.com)