Geger Dukun Cabuli 7 Wanita Ngaku Bisa Sembuhkan Corona, Pasang Tarif Rp 300 Ribu

Infomenia.net - Sukardi ditangkap setelah mencabuli perempuan dengan modus pengobatan dukun. Sukardi mengaku bisa menyembuhkan segala macam ...


Infomenia.net - Sukardi ditangkap setelah mencabuli perempuan dengan modus pengobatan dukun. Sukardi mengaku bisa menyembuhkan segala macam penyakit, termasuk Corona, dengan meminta bayaran sejumlah uang.

"Tarifnya ada yang Rp 200 ribu ada yang Rp 300 ribu. Variasi sih," tutur Kapolsek Jatiuwung Kompol Aditya Sembiring saat dihubungi detikcom, Jumat (16/10/2020).

Aditya mengatakan tarif itu dimintakan untuk jasa 'pijat' Sukardi. Dia juga meminta pasiennya membayar sejumlah uang untuk minyak.

"Rp 10-50 ribu itu buat beli minyak," katanya.
Kabar munculnya dukun cabul sempat membuat warga Jatiuwung geger. Alih-alih menyembuhkan penyakit, Sukardi justru memanfaatkan korban dengan mencabulinya.

"Awalnya pelapor didatangi seseorang yang mengaku dapat menyembuhkan segala penyakit, termasuk penangkal COVID-19. Ternyata orang tersebut mencabuli korbannya," kata Kanit Reskrim Polsek Jatiuwung AKP Zazali Hariyono saat dihubungi detikcom, Kamis (15/10).

Polsek Jatiuwung pun berhasil mengamankan Sukardi pada Jumat (16/10) subuh sekitar pukul 04.00 WIB tadi. Saat ditangkap, Sukardi sedang bersembunyi di rumah saudaranya di Jatiuwung.

Sukardi merupakan warga Kecamatan Neglasari, Tangerang. Meskipun bukan warga Jatiuwung, dia memilih lokasi tersebut untuk melancarkan aksi cabulnya.

Geger Dukun Cabuli 7 Wanita Ngaku Bisa Sembuhkan Corona

 Seorang pria bernama Sukadi diduga melakukan pecabulan terhadap 7 orang wanita. Modusnya mengaku-aku sebagai dukun yang bisa menyebuhkan Corona.
Kasus ini terungkap setelah salah satu korban berinisial D melaporkan kejadian itu kepada pak RT. Peristiwa itu terjadi di Kampung Doyong, Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, pada Sabtu (10/10) lalu.

"Awalnya pelapor didatangi seseorang yang mengaku dapat menyembuhkan segala penyakit, termasuk penangkal COVID-19. Ternyata orang tersebut mencabuli korbannya," kata Kanit Reskrim Polsek Jatiuwung AKP Zazali Hariyono saat dihubungi detikcom, Kamis (15/10/2020).

Awalnya, korban saat itu berkunjung ke rumah bibinya. Korban bertemu dengan pelaku yang bisa mengobati segala penyakit, termasuk Corona.

"Korban sebelumnya cerita ke pelaku akan menikah," imbuhnya.

Pelaku lalu membujuk korban agar mau diobati pelaku. Korban kemudian dibawa untuk mandi air beras.

"Pelaku berpura-pura mengobati korban dengan cara dimandikan," kata Kanit Reskrim Polsek Jatiuwung AKP Zazali Hariyono saat dihubungi detikcom, Kamis (15/10/2020).

Pelaku mengaku bisa mengobati segala macam penyakit, termasuk Corona. Korban kemudian dibujuk rayu mengikuti perintahnya untuk mandi air rendaman beras.

"Modusnya dengan cara memandikan dan meraba-raba organ kelaminnya," katanya.


Korban kemudian melaporkan kejadian itu kepada ketua RT setempat. Dari informasi pak RT, diketahui pelaku ternyata pernah melakukan hal serupa kepada 6 korban lainnya.

"Si korban mikir cuma sendiri (mengalami pelecehan), nggak tahunya begitu dia lapor Pak RT, ternyata banyak. Ya terus sama-sama ke RT buat laporan ke Polsek," tuturnya.

Polisi kemudian menyelidiki kejadian itu. Sejumlah saksi dimintai keterangan polisi.(detik.com)