Resesi Di Depan Mata, AHY Kenang Cara Jitu SBY Atasi Krisis Ekonomi Saat Jadi Presiden. Begini Katanya

Infomenia.net -  Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani telah memastikan jika Indonesia akan mengalami resesi akibat pandemi virus corona. Si...


Infomenia.net - 
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani telah memastikan jika Indonesia akan mengalami resesi akibat pandemi virus corona. Situasi ini mendapatkan sorotan dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

AHY lantas mengenang masa jabatan sang ayah, Susilo Bambang Yudhoyono saat menjabat sebagai presiden. Dalam kepemimpinan SBY, Indonesia pernah dilanda dengan krisis ekonomi global pada tahun 2008 silam.

SBY dinilai mampu menjaga perekonomian Tanah Air dari kelumpuhan. AHY lantas menyebut jika pemerintah saat ini dapat meniru cara SBY dalam mengatasi krisis ekonomi yang terjadi 12 tahun lalu.

Menurut AHY, Indonesia di masa pemerintahan SBY sanggup bertahan dari krisis 2008 karena ada kesatuan komando dan kerja sama yang baik antara pemerintah pusat, daerah, pelaku usaha, dan dukungan dari masyarakat. Cara serupa dapat diterapkan oleh Indonesia sekarang ini untuk menghadapi resesi yang sudah di depan mata.

”Saya yakin, bahwa sekarang pun, kita bisa melakukan hal yang sama," kata AHY dalam pidatonya seperti dilansir dari Tempo, Jumat (25/9). “Di bawah kepemimpinan Presiden SBY, dan Partai Demokrat, sebagai the ruling party, kita bersama-sama, bisa keluar dari krisis itu.”

AHY juga membongkar strategi SBY saat menghadapi krisis ekonomi. SBY saat itu menerapkan strategi menjaga daya beli masyarakat sehingga roda perekonomian tetap berputar.

Cara strategi in diterapkan adalah dengan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat miskin dan kurang mampu dan bantuan ke dunia usaha untuk mencegah gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). AHY juga meminta agar pemerintah mengupayakan konseptual, sistematis, dan nyata agar bisa lolos dari dampak ekonomi yang parah.

”Kebijakan stimulus fiskal, juga mampu menjaga kepercayaan pasar, di Indonesia,” tutur AHY. “Pertumbuhan dapat ditingkatkan lagi, lapangan pekerjaan dapat diciptakan lebih banyak, kemiskinan dapat dicegah, untuk tidak makin memburuk, serta dunia usaha, termasuk UMKM, dapat digerakkan kembali.”(Wowkeren.com)