Kejam! Polisi Ungkap Pacar Wanita SN Pesan Kamar Hotel Tempat Mahasiswi Digilir Pria

Infomenia.net - Fakta baru terkait keterlibatan wanita inisial SN (21) dalam kasus pemerkosaan mahasiswi EA (23) secara bergiliran oleh seju...


Infomenia.net - Fakta baru terkait keterlibatan wanita inisial SN (21) dalam kasus pemerkosaan mahasiswi EA (23) secara bergiliran oleh sejumlah pria terungkap. Polisi menemukan jika kamar hotel tempat kejadian dipesan oleh pria inisal IB yang tak lain kekasih SN.
Polisi terus melakukan penyidikan kasus mahasiswi EA (23) digilir oleh 3 pria di salah satu hotel di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Baru-baru ini polisi mengungkap bahwa kamar hotel tempat korban digilir dipesan oleh salah satu saksi, yakni, IB (25) yang tak lain pacar SN.

"Yang pesan 2 kamar semuanya Ilyas (IB)," kata Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Iqbal Usman kepada detikcom, Sabtu (26/9/2020).

Dalam pemeriksaan polisi terhadap SN dan IB serta 5 orang lainnya yang ditangkap sebelumnya, diketahui jika SN dan IB merupakan sepasang kekasih. Namun keduanya dijadikan saksi, sementara 3 orang lainnya dijadikan tersangka.

Iptu Iqbal memastikan, IB baru memesan kedua kamar hotel tersebut setelah dari tempat hiburan malam (THM) bersama korban dan tersangka dan juga saksi. Fakta ini membuat polisi memastikan belum ditemukan unsur perencanaan dalam aksi pemerkosaan secara bergilir ini.

"Sudah di hotel (baru pesan kamar)," kata Iptu Iqbal.

Polisi menyebut IB dan SN juga berada di kamar 103 saat EA digilir di kamar 101.

Baik SN maupun IB saat ini berstatus saksi. Namun polisi memastikan masih melakukan penyidikan lebih lanjut terkait kemungkinan ada keterlibatan dari para saksi yang lain dalam kasus ini.

"Kalau misalnya pengembangan kepada SN atau kepada siapa juga, yang lainnya juga, kalau ada kita temukan ada keterlibatan kita pasti jerat juga," terang Iptu Iqbal, Kamis (24/9).


Sebelumnya, polisi meringkus enam pria dan seorang wanita dalam kasus pemerkosaan bergilir kepada EA. Tiga pria di antaranya, yakni AF (22), MF (26) dan NA (20) ditetapkan sebagai tersangka karena terungkap dalam gelar perkara tekah menyetubuhi korban secara bergilir.

Polisi menjerat ketiga tersangka dengan Pasal 286 dan Pasal 289 KUHPidana dengan ancaman penjara di atas 5 tahun.

Sementara empat orang lainnya, yakni perempuan SN (21), IB (25), UF (21) IS (23) sejauh ini ditetapkan sebagai saksi.(detik.com)