Ini Dakwah Syekh Ali Jaber yang Bantu Pemerintah Tangani Corona

Infomenia.net - Pendakwah kondang Syekh Ali Jaber menjadi korban penusukan orang tak dikenal usai memberi ceramah dalam sebuah acara di Lamp...


Infomenia.net - Pendakwah kondang Syekh Ali Jaber menjadi korban penusukan orang tak dikenal usai memberi ceramah dalam sebuah acara di Lampung. Syekh Ali Jaber ditusuk oleh seorang pemuda berinisial AA (24) yang kini telah diamankan oleh polisi.
Menko Polhukam Mahfud Md telah memerintahkan aparat keamanan agar motif pelaku penusukan Syekh Ali Jaber segera diungkap. Bagi Mahfud, sosok Syekh Ali Jaber kerap aktif membantu pemerintah.


"Syekh Ali Jaber adalah ulama yang banyak membantu pemerintah dalam amar makruf nahi munkar dalam kerangka Islam rahmatan lil alamiin, Islam sebagai rahmat dan sumber kedamaian di dunia, Islam wasathiyyah," kata Mahfud dalam keterangan, Minggu (13/9/2020).


Syekh Ali Jaber, kata Mahfud Md, selama ini kerap membantu pemerintah dalam menyadarkan masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona. Selain itu, Mahfud mengungkapkan Syekh Ali Jaber banyak membantu pemerintah sejak era Presiden SBY hingga Presiden Jokowi saat ini.


"Selama ini beliau selalu berdakwah sekaligus membantu satgas COVID-19 dan BNPB untuk menyadarkan umat agar melakukan sholat di rumah pada awal-awal peristiwa Corona. Jadi Syech Ali Jaber adalah ulama yang aktif membantu pemerintah yang bahkan pernah berceramah dan berbuka puasa bersama Presiden Joko Widodo, Presiden SBY, dan pimpinan lembaga negara lainnya," ujar Mahfud.

Syekh Ali Jaber sempat memberikan dakwah mengingatkan masyarakat terkait virus Corona. Dia mengaku sedih dengan situasi pandemi Corona di Indonesia lantaran tak bisa melaksanakan ibadah di masjid seperti biasanya.

Penuh isak, Syekh Ali Jaber mengungkapkan curahan hatinya bagi orang yang masih keras kepala tak menaati aturan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus Corona.

"Saya merasa sedih karena tidak bisa tarawih, saya merasa sedih dan menangis karena nggak bisa mudik. Saya merasa terluka hati saya karena nggak bisa Jumatan," kata Ali kala itu di YouTube BNPB, Selasa (21/4/2020).



Menyeka air matanya, Syekh Ali Jaber meminta umat Islam tetap patuh beribadah dari rumah. Dia percaya Corona bisa dihadapi asal masyarakat mau berikhtiar.

"Tapi ini ujian wajib kita turuti, wajib kita imani, wajib kita percaya takdir Allah dan kita lawan takdir dengan takdir, jangan orang kita keras kepala," ujar Ali.


Syekh Ali Jaber percaya Allah akan mengangkat musibah virus Corona jika semua umat mau berdoa. Menurutnya, doa bisa dilakukan di rumah dengan tulus dan ikhlas tanpa harus ke masjid.

"Memang kita tidak bisa bermunajat di masjid, tapi barangkali munajat yang tulus dan ikhlas di rumah masing-masing pasti akan Allah dijabah dan Allah akan mengangkat bala," ucapnya.(detik.com)