IHSG Anjlok 5% Gegara Anies, Perdagangan Disetop

Infomenia.net -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini anjlok 5% ke level 4.891. IHSG pada pembukaan perdagangan tadi pagi juga terju...


Infomenia.net - 
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini anjlok 5% ke level 4.891. IHSG pada pembukaan perdagangan tadi pagi juga terjun 154,7 poin atau 2,99% ke posisi 4.988,33.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini. Mengutip data RTI hingga pukul 10.48 waktu JATS, Kamis (10/9/2020), IHSG anjlok lebih dari 5% sehingga perdagangan terpaksa dihentikan.

Posisi terakhirnya ada di 4.891,878 setelah jatuh 257,498 poin atau setara 5,01% dari posisi penutupan perdagangan kemarin.

"Dengan ini kami informasikan bahwa pada hari Kamis 10 September 2020 telah terjadi penghentian sementara pada sistem perdagangan di Bursa Efek Indonesia pukul 10:36:18 waktu JATS yang dipicu oleh penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 5%," tutur Corporate Secretary BEI Yulianto Aji Sadono dalam keterangannya, Kamis (10/9/2020).

Perdagangan akan dilanjutkan pada pukul 11:06:18 waktu JATS dan akan berlanjut tanpa ada perubahan pada jadwal perdagangan.


IHSG Anjlok, Airlangga: Karena Pengumuman Anies Tadi Malam

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyoroti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang pagi ini dibuka anjlok ke level 4.961. Menurut Airlangga, penyebabnya ialah pengumuman keputusan PSBB Jakarta yang diperketat lagi oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
"Beberapa hal yang kita lihat sudah menampakkan hasil positif, berdasarkan indeks sampai dengan kemarin, karena hari ini indeks masih ada ketidakpastian karena announcement Gubernur DKI (Anies Baswedan) tadi malam, sehingga indeks tadi pagi sudah di bawah 5000," ungkap Airlangga dalam Rakornas Kadin, Kamis (10/9/2020).

Ia mengatakan, keputusan memperketat PSBB Jakarta ini berdampak langsung pada sentimen masyarakat terutama di pasar keuangan.

"Kita harus melihat gas dan rem ini. Kalau digas atau rem mendadak itu tentu harus kita jaga confident publik. Karena ekonomi tidak hanya fundamental, tapi juga sentimen, terutama untuk sektor capital market," jelasnya.

Sebagai informasi, pada perdagangan awal pagi ini, IHSG terjun 154,7 poin atau 2,99% ke posisi 4.988,33. Sementara indeks saham LQ45 juga melemah 5% ke posisi 863,12.
Selang 2 menit setelah pembukaan, IHSG kembali tertekan 3,16%. Hingga puku 09.20 waktu JATS, IHSG masih tertekan dengan turun 3,6% atau turun 188 poin ke level 4.961.

Anjloknya kinerja indeks ini berbarengan mulai diperketatnya lagi penerapan PSBB di Provinsi DKI Jakarta. PSBB Jakarta diperketat karena makin tingginya angka infeksi virus corona.(detik.com)