Geger Laeli Atik Supriyatin Pembunuh di Kalibata City Diduga Jadi Pelakor, Viral #AkuMensJanganSentuhAkuYa

foto: detik.com Infomenia.net - Kasus pembunuhan dan mutilasi seorang pria berprofesi sebagai HRD perusahaan konstruksi telah menemui titik ...

foto: detik.com

Infomenia.net - Kasus pembunuhan dan mutilasi seorang pria berprofesi sebagai HRD perusahaan konstruksi telah menemui titik temu.

Sebagaimana dilaporkan Pikiranrakyat-bandungraya.com sebelumnya, korban berinisial R yang dimutilasi menjadi 11 bagian dibunuh oleh sepasang kekasih bernama Djumadil Al Fajri dan Laeli Atik Supriyatin.

Mayat korban ditemukan pihak kepolisian di Apartemen Kalibata City Jakarta.

Menyusul diungkapkannya modus pembunuhan yakni menguras harta korban, banyak orang merasa geram pada pelaku atas perbuatan keji mereka.

Baru-baru ini ramai diperbincangkan warganet bahwa pelaku perempuan atas nama Laeli Atik Supriyatin diduga adalah perempuan sama yang sempat viral pada Oktober 2019 silam atas skandal Perebut Laki Orang (Pelakor).

Dari sebuah cuitan yang ditulis oleh pengguna akun Twitter @bngndrnhfl, seorang ibu dari tiga anak, pada 7 Oktober 2019 silam, nama Laeli Atik Supriyatin beserta tanda pagar (tagar) #AkuMensJanganSentuhAkuYa menjadi viral di tengah pengguna Twitter kala itu.


Kala itu pengguna Twitter @bngndrnhfl mengatakan bahwa Laeli Atik Supriyatin telah menjalin hubungan dengan suaminya.

"(Blur-in dikit) Laeli Atik Supriyatin, Aku udah tau kamu sepenuhnya, Mbak. Jadi mulai sekarang aku diem. Diem gangguin kamu ataupun pacarmu. Aku lagi tunggu tanggal tayangnya aja. Hehehe #AkuMensJanganSentuhAkuYa," kata dia.



Ia mengunggah foto-foto seorang wanita bersama suaminya.

@bngndrnhfl lalu menceritakan awal mula kecurigaan itu muncul.

"Ini foto-foto kali pertama gue tau kalau mereka ada hubungan.

Bukan tanpa sebab, ini berdasar chat suami ke temennya di messenger.

Langsung gue sebar di Twitter.


Dan gue tanya langsung ke yang bersangkutan.

Dia gak ngaku, dia bilang itu jalan bertiga.

Dan foto berdua untuk lucu-lucuan aja.


Lalu selang beberapa hari, suami gue marah-marah krn ada yg kirim ss tweet gue ke suami gue.

Suami gue bilang kok gue tega nyebar fitnah.

Orang yg gatau apa-apa jadi kena salahnya.

Si cewek akhirnya pulang karena malu.

Kalian tahu?

Gue apus semua tweet dan gue minta maaf ke cewek ini by Line.

MINTA MAAF SECARA SOPAN," tulisnya.


Selain cerita itu, ia juga membubuhkan capture percakapan WhatsApp sang suami pada kontak yang diberi nama 'Agus'.


Namun anehnya, meski bernama Agus, kontak tersebut membalas dengan kalimat yang tidak sesuai.

'Agus' ini mengatakan bahwa ia tengah bulanan dan meminta untuk tidak disentuh terlebih dahulu.

"Wait, aku mens. Jangan sentuh aku ya'' tulis 'Agus'.


"Lalu, gue bacalah chat ini di HP suami.


Nama boleh Agus, tapi nomernya ya nomer wanita itu," ungkap @bngndrnhfl kesal.

@bngndrnhfl juga menyebut ia sakit hati membaca balasan 'Agus' bahwa ia sedang bulanan saat itu.



Berdasarkan pembaruan informasi dari pemilik akun Twitter @bngdrnhfl, kini sang suami dan pelakor Laeli Atik Supriyatin telah mengembalikan hak asuh anak pada pemilik akun Twitter @bngdrnhfl.



Kasus ini menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet, mereka menyebut pasangan Djumadil Al Fajri dan Laeli Atik Supriyatin sebagai partner in crime.

Seiring dengan sadarnya warganet akan hal ini, tagar #AkuMensJanganSentuhAkuYa kembali banyak dicuitkan sejak dini hari ini Jumat 18 September 2020.***(*)