Bikin Merinding! Taksi Online Disambar Kereta di Tanah Kusir, Sopirnya Ternyata Emak-emak

Infomenia.net -  Ibu rumah tangga (IRT) yang berprofesi sebagai pengemudi sopir taksi daring mengalami kecelakaan setelah sedan yang dikenda...


Infomenia.net -  Ibu rumah tangga (IRT) yang berprofesi sebagai pengemudi sopir taksi daring mengalami kecelakaan setelah sedan yang dikendarainya terserempet kereta rel listrik (KRL) di perlintasan rel kereta TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Kamis.

Petugas Laka Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisari Polisi (AKP) Suharono membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut terjadi antara mobil jenis Daihatsu Ayla bernomor polisi B 2114 SZH dengan KRL tujuan Rangkas Bitung - Tanah Abang.


"Kecelakaan terjadi pagi tadi pukul 06.20 WIB, pengemudi sedan perempuan, berprofesi sebagai ibu rumah tangga," kata Suharono.

Pengemudi mobil diketahui bernama Afrida Arianti (38), warga Cipete Selaran, Jakarta Selatan. Mengalami luka pada bagian tangan akibat kecelakaan yang dialaminya di rel kereta TPU Tanah Kusir.

Peristiwa kecelakaan tersebut tersiar luas di media sosial, lewat video maupin foto. Kondisi kendaraan pengemudi kendaraan sedan rusak pada bagian depan, bahkan bumper lepas dari badan kendaraan.

Petugas juga mengidentifikasi ada penumpang di dalam mobil Afrida yang pada saat kejadian sedang mengantarkan penumpang.

Pada saat kejadian Afrida diketahui sebagai pengemudi taksi daring (Gocar) sedang membawa seorang penumpang dari arah Radio Dalam menuju Ulu Jami.


Saat melintas di rel tersebut, posisi kendaraan sudah berada di rel dan secara bersamaan kereta api juga sedang melintas hingga akhirnya kendaraan tersebut terserempet kereta.

"Identitas penumpangnya belum diketahui, kita masih menyelidiki," kata Suharyono.

Saat ini kendaraan telah dievakuasi dari lokasi kejadian, begitu juga korban dibawa ke Rumah Sakit Suyoto Veteran untuk mendapatkan penanganan medis.

Dugaan sementara korban mengalami kecelakaan karena menerobos perlintasan yang tidak memiliki palang pintu, sehingga tidak mengetahui ada kereta yang tengah melintas akhirnya kecelakaan tidak dapat dihindari.

"Kronologis pastinya saya tidak tau, saya hanya bantu pas kendaraan dievakuasi. Memang perlintasan ini tidak memiliki palang pintu," kata Serka Karyadi, anggota Bhabinsa Koramil Tanah Kusir.

 Ibu rumah tangga (IRT) yang berprofesi sebagai pengemudi sopir taksi daring mengalami kecelakaan setelah sedan yang dikendarainya terserempet kereta rel listrik (KRL) di perlintasan rel kereta TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Kamis.

Petugas Laka Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisari Polisi (AKP) Suharono membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut terjadi antara mobil jenis Daihatsu Ayla bernomor polisi B 2114 SZH dengan KRL tujuan Rangkas Bitung - Tanah Abang.


"Kecelakaan terjadi pagi tadi pukul 06.20 WIB, pengemudi sedan perempuan, berprofesi sebagai ibu rumah tangga," kata Suharono.

Pengemudi mobil diketahui bernama Afrida Arianti (38), warga Cipete Selaran, Jakarta Selatan. Mengalami luka pada bagian tangan akibat kecelakaan yang dialaminya di rel kereta TPU Tanah Kusir.

Peristiwa kecelakaan tersebut tersiar luas di media sosial, lewat video maupin foto. Kondisi kendaraan pengemudi kendaraan sedan rusak pada bagian depan, bahkan bumper lepas dari badan kendaraan.

Petugas juga mengidentifikasi ada penumpang di dalam mobil Afrida yang pada saat kejadian sedang mengantarkan penumpang.

Pada saat kejadian Afrida diketahui sebagai pengemudi taksi daring (Gocar) sedang membawa seorang penumpang dari arah Radio Dalam menuju Ulu Jami.


Saat melintas di rel tersebut, posisi kendaraan sudah berada di rel dan secara bersamaan kereta api juga sedang melintas hingga akhirnya kendaraan tersebut terserempet kereta.

"Identitas penumpangnya belum diketahui, kita masih menyelidiki," kata Suharyono.

Saat ini kendaraan telah dievakuasi dari lokasi kejadian, begitu juga korban dibawa ke Rumah Sakit Suyoto Veteran untuk mendapatkan penanganan medis.

Dugaan sementara korban mengalami kecelakaan karena menerobos perlintasan yang tidak memiliki palang pintu, sehingga tidak mengetahui ada kereta yang tengah melintas akhirnya kecelakaan tidak dapat dihindari.

"Kronologis pastinya saya tidak tau, saya hanya bantu pas kendaraan dievakuasi. Memang perlintasan ini tidak memiliki palang pintu," kata Serka Karyadi, anggota Bhabinsa Koramil Tanah Kusir.(suara.com)