Anak Diduga Aniaya Karyawan, Polisi Akan Periksa Chintami Atmanegara. Begini Kronologi Penganiayaan Versi Korban

(Dari kiri ke kanan) Oddie Agam dan istri bersama Chintami Atmanegara dan Dio Alif. [Instagram] Infomenia.net - Kanit Krimum Polres Jakarta ...

(Dari kiri ke kanan) Oddie Agam dan istri bersama Chintami Atmanegara dan Dio Alif. [Instagram]



Infomenia.net - Kanit Krimum Polres Jakarta Selatan, AKP Ricky Pranata memastikan artis senior Chintami Atmanegara bakal segera diperiksa penyidik. Hal itu menyusul laporan Deanni Ivanda yang mengaku dianiaya putranya, Dio Alif Utama.

Ricky Pranata mengatakan kalau pemain film 'Kiamat Sudah Dekat' itu akan diperiksa karena berada di lokasi kejadian saat penganiayaan terjadi.


"Ya tentu (Chintami dipanggil) karena juga ada di TKP," ungkap Ricky Pranata saat ditemui di Polres Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2020).

Sebelumnya pihak penyidik sudah melakukan pemeriksaan kepada pihak pelapor. Bahkan rencananya pihak keamanan juga bakal dipanggil untuk dimintai keterangan.

"Korban sudah dilakukan BAP. Sekuriti kan kita belum ambil keterangan," sambungnya.

Penganiayaan terjadi diduga karena adanya cekcok. Namun tidak dijelaskan penyebab awal pertengkaran Dio Alif Utama dan Deanni Ivanda.

"Emang pengakuan korban ada cekcoklah mungkin ya, tidak mungkin kita sampaikan di sini, ada permasalahan sampai akhirnya dari si terlapor mendapatkan tindakan tersebut," tuturnya.

Berdasarkan dari pemeriksaan, Deanni Ivanda menyebut bahwa kala itu Dio Alif Utama dibantu pihak keamanan.

"Katanya juga dibantu sama satpam, ya nanti kita lihat. Agendakan pemeriksaan satpam supaya jelas apa yang terjadi. Karena Polres baru memeriksa korban," jelas Ricky Pranata.

Sebelumnya beredar kabar putra Chintami Atmanegara, Dio telah menganiaya seorang perempuan bernama Deanni Ivanda yang merupakan karyawan ibunya.

Kabar tersebut diketahui melalui unggahan video akun gosip di Instagram. Dalam unggahan tersebut pengacara Deanni Ivanda, Fadel Hasibuan membeberkan kronologi penganiayaan yang terjadi di kediaman artistersebut.

"Kejadian ini bertempat di kediaman Chintami Atmanegara, korban ini kan sebenarnya tinggal di kediaman Chintami, kemudian korban diusir karena ya mungkin ada ketidaknyamanan di antara mereka," jelas Fadel dalam video yang diunggah akun gosip di Instagram, Selasa (8/9/2020).


Dalam video itu, Fadel juga menjelaskan kejadian tersebut terjadi pada 31 Juli 2020 lalu.

"Itu kejadian pada 31 Juli 2020, sekitar jam 16.00 WIB. Nah pas tanggal 31 Juli 2020, korban ini dianiaya oleh Dio Alif Utama, anaknya Chintami Atmanegara," tuturnya.

Pemicu Anak Chintami Atmanegara Lakukan Penganiayaan Versi Korban


Deanni Ivanda, korban dugaan penganiayaan yang dilakukan Dio Alif Utama, putra dari artis senior Chintami Atmanegara akhirnya buka suara.

Dia bilang Dio Alif Utama mungkin kesal usai mendengar kalimatnya yang dianggap menyindir dirinya.


"Mungkin karena saya menyindir. Beliau, ibu Chintami berbicara pada saya untuk bangun pagi. Di situ untuk anak perempuan," ungkap Deanni Ivanda saat ditemui di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Selasa (8/9/2020).

"Kemudian saya bilang apa harus anak perempuan saja yang bangun pagi, untuk laki-laki bagaimana? Disitu mungkin kesal pihak dari Alif," sambungnya lagi.

Deanni Ivanda melanjutkan bahwa kala itu, dia melihat kalau Dio Alif Utama cukup tersinggung akan ucapannya.

"Saya bilang oh iya tante, saya akan bangun pagi karena kan saya kerja. Terus saya bilang apa harus anak perempuan saja yang bangun pagi untuk laki-laki bagaimana? Saya sambil melihat Alif, dan dia tersinggung," tuturnya.

Karena itulah Dio Alif Utama langsung memukul Deanni Ivanda. Bahkan saat terjadi penganiayaan itu Chintami Atmanegara berada di lokasi kejadian.

"Jadi disitu posisinya ada ibu Chintami, saya dan Dio Alif Utama ada teman saya yang bernama Bu Alexander di situ. Lalu ketika saya dipukul ada security juga di sana yang melihat itu semua," jelasnya.

Deanni Ivanda mengaku sebelum kejadian, dia berencana ingin meninggalkan rumah kediaman Chintami Atmanegara. Namun sebelum meninggalkan rumah terjadi perdebatan yang berujung penganiayaan.

"Jadi pada tanggal 30 Juli, saya mau pamit kepada Chintami dan anaknya juga untuk meninggalkan rumah itu. Lalu terjadi percekcokan di situ dan saudara Alif tidak terima dengan ucapan saya, lalu dia memukul saya," ungkap Deanni Ivanda.(suara.com)