Minta Sepeda Masuk Jalan Tol, Politisi PKS 'Semprot' Anies Baswedan

Infomenia.net -   Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PSK) Ahmad Syaiku mengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengusulkan sep...


Infomenia.net - 
 Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PSK) Ahmad Syaiku mengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengusulkan sepeda jenis Road Bike masuk jalan Tol Dalam Kota.
Syaikhu menyatakan usulan Anies agar sepeda bisa masuk jalan tol justru membahayakan keselamatan pesepada.

"Tidak tepat rencana membuka jalan tol untuk pesepeda. Itu justru akan membahayakan keselamatan pesepeda," kata Syaikhu kepada CNNIndonesia.com, Kamis (27/8).
Syaikhu mengatakan bersepeda di jalan tol sangat berbahaya karena terpaan angin yang kencang dari sisi kanan, kiri, depan bahkan dari arah belakang. Kondisi ini bisa membuat pesepeda kehilangan keseimbangan.

"Sehingga dapat berakibat fatal yakni terjatuh atau tidak bisa mengendalikan sepedanya," ujarnya.

Selain membahayakan bagi pengguna sepeda, kebijakan ini juga merugikan pengguna jalan tol. Menurut Syaikhu, para pengguna jalan tol mengeluarkan uang untuk mendapat kenyamanan saat berkendera di jalan bebas hambatan itu.

"Jelas ini akan merugikan pengguna jalan tol. Padahal mereka sudah membayar," katanya.

Kendati begitu, Syaikhu menyarankan kepada Anies untuk menggunakan jalan lain bagi pesepeda. Ia meminta Anies mempertimbangkan Jalan Layang Non-Tol Antasari dan Casablanca untuk bisa digunakan pesepeda.

"Bisa jadi opsi jika pertimbangannya adalah pemandangan indah bagi pesepeda," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan bahwa Anies sedang mengusulkan jalan tol dapat digunakan bagi pesepeda. Pesepeda yang boleh melintas di jalan tolsepeda jenis Road Bike.

Pertimbangannya, Road Bike memiliki karakteristik bergerak dengan kecepatan tinggi. Rencananya, kebijakan ini hanya diterapkan pada hari Minggu mulai pukul 06.00 hingga pukul 09.00 WIB.

Usulan kebijakan tersebut masih menunggu persetujuan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.(cnnindonesia.com)