Kisah Sabar, Ditipu Istri Siri yang Mengaku Polisi Berpangkat AKBP

Infomenia.net -   Nasib pilu dialami oleh Sabar. Pria asal Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel) ini menjadi korban penipuan istri sirinya, ...


Infomenia.net - 
 Nasib pilu dialami oleh Sabar. Pria asal Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel) ini menjadi korban penipuan istri sirinya, Wynda Susanti yang mengaku sebagai anggota Polri berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP).

Parahnya, Sabar juga diseret ke kantor polisi lantaran diduga terlibat aksi penipuan yang dilakukan oleh Wynda. Wynda merupakan warga Depok, Jawa Barat.

Di hadapan penyidik Polres Payakumbuh, Sabar bercerita jika dia dan istrinya pertama kali kenal lewat Facebook. Setelah beberapa kali chat, keduanya memutuskan untuk bertemu dan menikah.

"Kenal di Facebook, ketemu pertama kali bulan tiga (Maret). Nikah siri di Kampung," kata Sabar sembari matanya berkaca-kaca menahan air mata, Jumat (28/8/2020).

Sabar tak habis pikir, dirinya ditipu mentah-mentah oleh Wynda. Perempuan yang dia cintai dan dinikahi secara agama. Sabar mengaku, selama lima bulan menikah, Wynda selalu mengaku sebagai polisi. Dia juga tak merasa curiga dengan kelakuan Wynad.

"Gak tahu, kalo ternyata bukan polisi. Selama ini tahunya polisi," kata dia.

Sementara itu Wynda mengaku memang terobsesi menjadi Polwan. Selama ini dia mengaku ke suaminya sebagai anggota Polri berpangkat AKBP.

"Punya angan-angan jadi polwan. Nikah sama bapak ini baru lima bulan. Mengaku pangkat AKBP tugas di Polda Metro Jaya," kata dia.

Aksi penipuan Wynda terbongkar setelah jajaran Polres Payakumbuh memburu Wynda di rumah Sabar. Setibanya di Muara Enim, polisi tak menemukan Wynda. Dari informasi Sabar, Wynda ternyata tinggal di Depok.

Wynda diburu karena melakukan penipuan terhadap empat korbannya. Dia meminta uang ratusan juta rupiah dan mengaku bisa meloloskan anak para korban menjadi anggota Polri.

Dalam kasus ini, keluarga Sabar juga kena tipu. Saudara Sabar kehilangan uang Rp60 juta akibat perbuatan Wynda.

"Kena juga, anak Uda (paman) Rp60 juta. Katanya dijamin masuk," kata Sabar.

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki kasus penipuan ini untuk mengetahui adanya korban-korban lainnya.( kompas.com)