Deretan Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Baki Sukoharjo, Pengusaha Rental Mobil Dikenal Ramah

Infomenia.net -  Empat jenazah diduga menjadi korban pembunuhan di Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah. Penemuan keempat jenazah yang masih satu ke...


Infomenia.net - 
Empat jenazah diduga menjadi korban pembunuhan di Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah. Penemuan keempat jenazah yang masih satu keluarga di RT 001/RW 005, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo itu sempat mengegerkan warga.

Informasi yang dihimpun dari Solopos, keempat jenazah baru berhasil dievakuasi pukul 23.30 WIB, Jumat, 21 Agustus 2020. Mereka langsung dibawa ke RSUD dr Moewardi Solo.

Pembina Untung Suropati Rescue 79 Desa Gonilan, Kartasura, Sukoharjo Budi AJM, yang terlibat langsung dalam proses evakuasi menceritakan kronologi penemuan jenazah korban pembunuhan.

Budi menceritakan penemuan mayat itu berawal dari kecurigaan warga yang mencium bau menyengat dari arah rumah korban, Jumat antara pukul 19.00 WIB hingga 20.00 WIB.

Penemuan jenazah satu keluarga di Baki, Sukoharjo itu kemudian dilaporkan ke aparat terkait. Polisi dan sukarelawan termasuk dari Untung Suropati Rescue 79 langsung datang ke lokasi untuk proses evakuasi jenazah satu keluarga ini.

"Tiga jenazah diangkut mobil ambulans kami (Untung Suropati Rescue 79), satu lagi pakai mobil ambulans OBS (Orang Baik Solo)," cerita Budi.

Kemudian, menurut aparat kepolisian, pembunuhan satu keluarga itu karena ingin menguasai kendaraan milik korban.

Berikut fakta-fakta dugaan satu keluarga jadi korban pembunuhan di Baki, Sukoharjo dihimpun Liputan6.com:

 

Korban Perampokan

Empat jenazah diduga korban perampokan di Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Jumat malam, 21 Agustus 2020 langsung dibawa ke RSUD dr Moewardi Solo.

Informasi yang dihimpunSolopos, keempat mayat yang masih satu keluarga itu berhasil dievakuasi seluruhnya pukul 23.30 WIB.

Mayat yang terdiri atas suami, istri, dan dua anak itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Tubuh mereka bersimbah darah.

Satu keluarga itu diduga merupakan korban pembunuhan oleh perampok. Dua mobil dan satu sepeda motor di rumah itu dikabarkan hilang.

Dari video yang diterima Solopos, petugas kepolisian langsung datang ke lokasi untuk mengevakuasi mayat satu keluarga tersebut.

Suara dalam video itu membenarkan penemuan mayat itu di salah satu rumah warga di Duwet, Baki.

 

Kronologi Penemuan Jenazah

Pembina Untung Suropati Rescue 79 Desa Gonilan, Kartasura, Sukoharjo Budi AJM, yang terlibat langsung dalam proses evakuasi, menceritakan kronologi penemuan jenazah satu keluarga di Baki, Sukoharjo tersebut.

Dihubungi Solopos, Sabtu dini hari, 22 Agustus 2020, Budi menceritakan penemuan mayat itu berawal dari kecurigaan warga yang mencium bau menyengat dari arah rumah korban, Jumat antara pukul 19.00 WIB hingga 20.00 WIB.

Penemuan jenazah satu keluarga di Baki, Sukoharjo, itu kemudian dilaporkan ke aparat terkait. Polisi dan sukarelawan termasuk dari Untung Suropati Rescue 79 langsung datang ke lokasi untuk proses evakuasi jenazah satu keluarga ini.

"Tiga jenazah diangkut mobil ambulans kami (Untung Suropati Rescue 79), satu lagi pakai mobil ambulans OBS (Orang Baik Solo)," jelas Budi, dikutip Solopos.

Begitu dievakuasi, keempat jenazah yang ditemukan dalam satu ruangan itu langsung dibawa ke RSUD dr Moewardi Solo.

Lama Tak Ada Aktivitas di Rumah Korban

Budi menceritakan berdasarkan informasi yang dia peroleh, rumah keluarga korban dugaan pembunuhan itu terakhir terlihat ada aktivitas pada Selasa, 18 Agustus 2020.

Sejak Selasa malam hingga ditemukan sudah menjadi jenazah pada Jumat malam, tidak terlihat ada aktivitas di rumah korban yang merupakan pengusaha rental mobil itu.

Sang suami merupakan pengusaha rental mobil bernama Suranto alias Suranto Gareng.

Dibunuh Pakai Pisau Dapur

Polisi menyatakan motif di balik pembunuhan satu keluarga di Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo karena ingin menguasai kendaraan milik korban.

Pelakunya Henry Taryatmo (41), dia mengabisi nyawa pasangan suami-istri, Suranto (43) dan Sri Handayani (36) serta kedua anak, RRI (10) dan DAH (6) pada Selasa, 18 Agustus 2020.

"Motif ingin memiliki kendaraan milik korban berupa Toyota Avanza," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna saat dikonfirmasi, Sabtu, 22 Agustus 2020.

Iskandar menuturkan, pelaku pada saat itu mendatangi rumah korban untuk mengembalikan kendaraan yang dipinjamnya.

Pelaku datang seorang diri ke Slemben RT 01 RW 05, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Ternyata, pelaku membunuh korban dan keluarganya menggunakan pisau dapur.

Dikenal Ramah

Keluarga Suranto yang menjadi korban pembunuhan sadis di Baki, Sukoharjo, Rabu (19/8/2020) dikenal ramah dan sering bersosialisasi dengan tetangga sekitar. Tak ayal, kematian mereka akibat pembunuhan membuat para tetangga tercekat.

Jasad pengusaha rental mobil beserta keluarganya itu ditemukan bersimbah darah di rumah mereka di RT 001/RW 005, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Jumat (21/8/2020) malam. Ketua RW 005 Desa Duwet, Suratno, mengatakan keluarga Suranto kerap bersosialisasi dengan masyarakat setempat.

"Saat ada acara kampung maupun hajatan yang digelar warga, korban dan istrinya selalu ikut berpartisipasi," katanya, Sabtu (22/8/2020).

Sebelum ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Suranto diketahui bersama seorang temannya mampir ke rumah tetangga pada Rabu (19/8/2020) malam. Suranto bahkan sempat mengobrol dengan tetangga rumah saat malam 1 Sura lalu.

"Saya sempat ngobrol dengan korban namun hanya sebentar. Dia bersama temannya. Namun, bukan warga Desa Duwet," kata salah seorang warga Duwet, Agung.(INews.id/Liputan6.com)