Agensi Marantika Ngaku Salah dan Bukan Ike Muti, Ini Penjelasannya Soal Hapus Foto Jokowi

Infomenia.net - 
 Unggahan Ike Muti yang menyebut ia ditolak dalam projek Pemerintah Provinsi (pemprov) DKI Jakarta akhirnya menuai polemik. Gara-garanya banyak foto bintang Preman Pensiun itu bersama Presiden Joko Widodo. 

Atas tuduhan penolakan itu, Pemprov DKI Jakarta tidak terima nama baik instansi tercoret. Mereka mengambil sikap tegas, meminta Ike Muti memberikan penjelasan. 

Namun bukan Ike Muti yang memberikan klarifikasi. Melainkan agensi dari webseries yang mendapuk artis 47 tahun itu dalam projeknya.

"Yang terhormat bapak Anies Baswedan, ibu Ike Muti dan Pemprov DKI Jakarta.  Saya Marantika, talent agency akan mengklarifikasi masalah ini," tulis Marantika di Insta Story, Sabtu (1/8/2020).

Marantika menyebutkan, masalah ini adalah murni kesalahannya. Yakni mengucap candaan bahwa Ike Muti ditolak Pemprov karena memiliki banyak foto dengan Presiden Joko Widodo.

"Saya dihubungi sekelompok komunitas yang ingin membuat film pendek 20 menit," katanya mengawali cerita.

Film itu bercerita mengenai pasangan kekasih yang sedang dalam masalah. Untuk membuat hubungan mereka lebih baik, keduanya memilih beberapa lokasi di kawasan Jakarta.

"Saya beranggapan, film ini akan dibuat oleh Pemprov DKI Jakarta," ujarnya.

Marantika mencari talent untuk proyek ini dan salah satu artis yang ia pilih adalah Ike Muti.

"Namun hasilnya ditentukan komunitas yang memilih talent lain," kata Marantika.

Ia pun menghubungi Ike Muti untuk menginformasikan sang artis tidak terpilih dalam proyek tersebut.

"Ketika mengabarkan keputusan ini, saya bercanda atau berseloroh  bahwa ketidakterpilihannya karena banyak foto mbak Ike Muti dengan Presiden Joko Widodo," paparnya.


Atas kesalahan yang dibuat, Marantika menuliskan permohonan maaf. 

"Saya minta maaf, atas kesalahan komunikasi saya dengan mba Ike Muti. Sehingga membuatnya berprasangka seloroh saya adalah kebijakan Pemprov DKI Jakarta," kata Marantika. 

Ia melanjutkan, "Mba Ike tidak salah saat mempostingnya di media sosial. Karena dia mendapat informasi yang salah dari saya. Ini murni kesalahan persepsi saya."(suara.com)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel