Ternyata Arief Puyuono Cs yang Ajukan Gugatan Class Action Melawan Telkomsel. Begini Pengakuannya

Infomenia.net -  PT Telkomsel digugat karena dinilai lalai menjaga privasi pelanggan. Para penggugat menggunakan kasus kebocoran data prib...

Infomenia.net - PT Telkomsel digugat karena dinilai lalai menjaga privasi pelanggan. Para penggugat menggunakan kasus kebocoran data pribadi Denny Siregar sebagai pintu masuk untuk menyampaikan Class Action melawan Telkomsel.


Gugatan akan dilayangkan ke PN Jakarta Selatan, hari Rabu mendatang (15/7). Selain Telkomsel, para penggugat yang tergabung dalam Tim Advokasi Pelanggan Telkomsel juga menggugat PT Telkom sebagai Tergugat 2 dan Singapore Telecom Mobile PTE atau Singtel Mobile sebagai Tergugat 3.


Kordinator Tim Advokasi Pelanggan Telkomsel, Ferdinand Situmorang, dalam keterangan kepada wartawan mengatakan, pihaknya meminta para tergugat secara tanggung renteng membayar ganti rugi sebesar Rp 200,9 miliar dan ganti rugi imateriil sebesar Rp 15,9 triliun. Mereka juga meminta para tergugat membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp 100 juta.

“Kasus jebolnya data pribadi aktivitas pelanggan Telkomsel Denny Siregar yang di-published di media sosial oleh karyawan Telkomsel, jelas-jelas menjadi ancaman yang akan merugikan dan membahayakan keselamatan dan privasi pelanggan Telkomsel selama ini yang jumlahnya ratusan juta pelanggan,” ujar Ferdinand Situmorang.


Dia menambahkan, Pasal 42 ayat (1) UU 36/1999 tentang Telekomunikasi secara tegas menyatakan, penyelenggara jasa telekomunikasi wajib merahasiakan informasi yang dikirim dan atau diterima oleh pelanggan jasa telekomunikasi melalui jaringan telekomunikasi dan/atau jasa telekomunikasi yang diselenggarakannya.

Klarifikasi Kuasa Hukum Denny Siregar

Kuasa hukum Denny Siregar, Muannas Alaidid mengatakan bahwa gugatan 15 Triliun yang diajukan kepada Telkomsel bukan berasal dari pihaknya melainkan dari pihak Arief Puyuono.

DS tdk tau menahu soal gugatan kelompok ini ke telkomsel, silahkan tanya aja ke mas
@bumnbersatu
 mungkin ini rekan beliau di serikat pekerja, kayaknya orang yg sama sbg kordinator tim advokasi pelanggan telkomsel soal gugatan 15T ? clear ya,"cuit Muannas Alaidid dengan memention akun twitter Arief Puyuono

Menjawab cuitan Muannas Alaidid, Arief Puyuono menuliskan,

Bukan mancing di air keruh ya.. Saya rasa ini lebih pada pembelajaran bagi operator seluler ya. Untuk bisa menjaga, Karyawan karyawan agar tidak merugikan masyarakat.. Itu udah Ada contoh nya
@Dennysiregar7
 yang dirugikan.. Kita juga mungkin akan spt DS juga,






Sebelumnya dilansir dari Jpnn.com Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu Arief Poyuono mengomentari kasus pembobolan data pribadi penggiat media sosial Denny Siregar. Arief menilai, kasus ini menunjukkan harapan publik data pelanggan di Telkomsel aman dan sulit untuk dibobol, jauh dari ekspektasi masyarakat. 

”Bayangkan, pekerja outsourcing atau kontrak saja dengan mudah (membobol data)," ujar Arief di Jakarta, Sabtu (11/7). 

Arief menilai, dalam hal ini sangat terbuka kemungkinan data yang dibobol tak hanya milik Denny Siregar. "Bisa jadi, percakapan menteri sampai presiden juga disadap,” ucapnya. 

Karena itu, ia menduga dalam kasus Denny Siregar tak hanya FPH yang akan diproses hukum. Kemungkinan muncul tersangka lain. 

”Ini bukan kasus sembarangan lho. Bukan persoalan siapa tersangkanya, tetapi anda bayangkan saja, seseorang bisa mencomot kapan data penting di Telkomsel yang bisa saja untuk kepentingan politik dan tujuan tertentu. Maka saya kira, kasus ini bisa menyeret tersangka lain,” ucapnya. 

Arief secara khusus mengapresiasi kerja Tim siber Bareskrim dalam mengungkap pembobolan data penguna Telkomsel.(bt)