Polisi Temukan Titik Terang Kasus Pembunuhan Editor Metro TV

Infomenia.net -   Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengakui bahwa pihaknya kesulitan dalam mengungkap kasus pembunuhan edi...

Infomenia.net -  Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengakui bahwa pihaknya kesulitan dalam mengungkap kasus pembunuhan editor Metro TV, Yodi Prabowo. Namun, sambung Yusri, ada titik terang dalam pengungkapan kasus ini lewat sidik jari terduga pelaku pembunuh Yodi Prabowo.

Sidik jari terduga pelaku itu menempel di sebuah pisau yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa Yodi. Saat ini, kata Yusri, pihaknya masih menunggu hasil Laboratorium Forensik (Labfor) terkait sidik jari tersebut untuk mengungkap kasus ini menjadi lebih terang.


"Makanya, ini ada kesulitan sehingga labfor terus mencari. Tapi Insya Allah ada titik terang untuk sidik jarinya, tetapi kita akan pastikan lagi ketika labfor sudah bisa memastikan itu sidik jari siapa baru bisa kita sampaikan," kata Yusri saat dikonfirmasi, Minggu 19 Juli 2020.

Yusri membeberkan kendala polisi dalam mengungkap pelaku pembunuhan Yodi. Salah satu kendalanya yakni, karena jasad Yodi ditemukan setelah sekira tiga hari dibunuh. "Karena ini harus pelan pelan, karena terkendala tiga hari sudah di TKP yanh bersangkutan," bebernya.

Sekadar informasi, Editor Metro TV, Yodi Prabowo ditemukan tidak bernyawa di pinggir Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), daerah Ulujami, Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Juli 2020, lalu. Yodi Prabowo tewas dibunuh setelah ditemukan luka akibat benda tajam di bagian leher dan dadanya.(Okezone.com)