Pimpinan Ponpes Tak Takut Dilaporkan Balik, Ini Respons Pengacara Denny Siregar

Infomenia.net -  Pimpinan pondok pesantren (Ponpes) Tahfidz Daarul Ilmi Kota Tasikmalaya tak takut dengan ancaman Denny Siregar yang akan ...

Infomenia.net - Pimpinan pondok pesantren (Ponpes) Tahfidz Daarul Ilmi Kota Tasikmalaya tak takut dengan ancaman Denny Siregar yang akan melaporkan balik pihaknya ke polisi. Pengacara Denny Siregar, Muannas Alaidid menyebut ancaman kliennya itu sebagai peringatan.
"Kalau dia kemudian tidak takut, bagi kita bukan persoalan takut atau tidak takut tapi persoalan kita mengingatkan dia bahwa laporan yang dibuat terhadap Denny Siregar itu, imbauan Denny melakukan pencemaran nama baik dan penghinaan foto anak kecil yang beredar dalam sebuah aksi dan tulisan itu adalah delik aduan," ujar Muannas saat dihubungi, Senin (6/7/2020).


Muannas meyakini laporan terhadap Denny Siregar hampir dipastikan tidak dapat dibuktikan. Sehingga dia mengatakan kepada pihak pelapor untuk siap apabila dilaporkan balik.


"Jadi kalau menurut saya hampir dipastikan itu tidak dapat dibuktikan. Tapi kita menghormati proses hukum. Kita tetap hadir. Tapi saya ingatkan kalau itu kemudian itu tidak bisa dibuktikan dia juga harus siap untuk dilaporkan baik," kata dia.

Muannas mengatakan pihaknya tidak menakut-nakuti Forum Mujahid Tasikmalaya atas ancaman laporan balik itu. Dia mengatakan setiap tindakan hukum ada konsekuensi yang harus diterima.

"Kalau kemudian dia tidak takut ya tidak ada masalah. Memang kita bukan mau menakut-nakuti, kita mau mengingatkan dia bahwa ada konsekuensi hukum juga ketika orang melaporkan dan menyebarkan seseorang seolah-olah telah melakukan penghinaan dan lain-lain itu ternyata tidak terbukti kebenarannya maka ada konsekuensi hukumnya. Dan mereka juga harus siap soal itu," ungkapnya.

Sebelumnya, pihak pelapor Denny Siregar menanggapi ancaman pelaporan balik. Pimpinan Ponpes Tahfidz Daarul Ilmi Kota Tasikmalaya Ustaz Ahmad Ruslan Abdu Gani yang menjadi salah satu pelapor menegaskan tidak takut akan ancaman itu.

"Kami tidak takut sih, takut sama Allah. Lagipula kami didukung oleh pakar bahasa forensik," ujar Pimpinan Ponpes Tahfidz Daarul Ilmi Kota Tasikmalaya Ustaz Ahmad Ruslan Abdu Gani, kepada detikcom, Senin (6/7/2020).


Ustaz Ahmad menjadi salah satu pelapor bersama Forum Mujahid Tasikmalaya. Foto santri yang dijadikan ilustrasi Denny Siregar dalam postingannya merupakan santrinya.

Ia menegaskan tuduhan eksploitasi anak karena melibatkan anak-anak dalam aksi demo yang dikatakan Denny Siregar, tidak benar. Menurutnya keterlibatan santrinya saat aksi 313 2017 silam, bukan untuk ikut demo.

"Saya minta para santri ke Jakarta untuk mengaji agar mereka (massa demo) adem. Enggak ada tuh mereka teriak-teriak soal Ahok, saat demo waktu itu. Enggak ada. Mereka hanya berjalan dari Monas lalu ke Masjid Istiqlal untuk mengaji. Mereka senang karena sambil rekreasi lihat Monas. Orangtua juga mengizinkan," tandasnya.(detik.com)