Lina Nekat Curi Motor Suami Karena Sering Dimarahi. Ini Pengakuannya

Infomenia.net -   Kapolsek Banjaragung Kompol Rahmin mengatakan otak pelaku pencurian yang terjadi di Kampung Bujukagung, Kecamatan Banjar...

Infomenia.net -  Kapolsek Banjaragung Kompol Rahmin mengatakan otak pelaku pencurian yang terjadi di Kampung Bujukagung, Kecamatan Banjarmargo, Tulangbawang, ternyata istri kedua korban. Sang istri jengkel lantaran ia kerap dimarahi korban.


Lina Wati (39) ibu rumah tangga (IRT) Kampung Kombara, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus yang memiliki rencana untuk menggondol motor Honda Beat milik Syahrul Sidin warga Kampung Labuhan Permai, Kecamatan Wayserdang, Mesuji bersama Sukri (40) petani asal Kampung Tandangbesi, Kecamatan Kotaagung Barat, Tanggamus.


Awalnya tim gabungan Polsek Banjaragung dan Tekab 308 Polres Tulangbawang terlebih dahulu menangkap tersangka Sukri, berselang 20 menit usai beraksi pada Selasa, 21 Juli 2020 sekitar pukul 01.10 WIB. Sukri, terang Rahmin, dibekuk petugas saat tengah bersembunyi di depan musala yang ada di Kampung Bujukagung.

"Hasil interogasi yang dilakukan petugas kepada pelaku SI, dirinya mengakui telah melakukan aksi curanmor tersebut dan yang menjadi otak serta merencanakan aksi kejahatan ini adalah istri korban sendiri. Petugas lalu melakukan penangkapan terhadap istri korban yang saat itu sedang berada di rumahnya di Kampung Bujukagung," kata Rahmin, Selasa 21 Juli 2020.




Tersangka Lina Wati, ujar Rahmin, merupakan istri kedua korban. Sementara kedua tersangka antara Lina Wati dengan Sukri memiliki status hubungan kekerabatan dan baru pertama kalinya melakukan aksi pencurian.



"Istri sah tapi istri yang ke dua, kalau masalah hubungan spesial keterangan ke dua pelaku tidak ada. Namun masih sepupu si pelaku, yang laki-laki hanya dimintai tolong oleh si perempuan tersebut dan baru satu kali (curanmor). Istrinya merencanakan pencurian motor korban karena dia jengkel suka dimarahi. Jadi niatnya mengerjai korban lah," ujar dia.

Dari tangan para tersangka, kata dia, petugasnya menyita barang bukti dua unit sepeda motor Honda Beat warna merah putih yang merupakan milik pelaku dan korban. Keduanya saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolsek Banjaragung. Mereka terancam dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan.(Lampost.co)