DJBC Kanwil Jakarta Tegaskan Opini PS Dijebak Tidak Benar

Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Ricky, menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh beberapa pihak, dan tersangka ...


Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Ricky, menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh beberapa pihak, dan tersangka PS sendiri melalui akun media sosialnya mengenai pembangunan opini ini tidak benar adanya.

“Tidak benar ada kegiatan kami merupakan setingan, atau titipan. Bea Cukai pada prinsipnya melaksanakan tugas, sesuai dengan SOP yang berlaku.

Dalam kasus ini, jelas saudara PS sudah menjadi tersangka,” tegasnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (29/7/2020).

Dalam kesempatan ini, Ricky juga menuturkan tidak adanya keterlibatan beberapa nama sesuai dengan penjelasan tersangka PS dan disebut menjadi pihak yang melakukan penjebakan pada tahun 2017 lalu.

Ricky menegaskan, saat operasi penangkapan berlangsung di toko handphone milik PS di kawasan Codet, Jakarta Timur hanya ada para petugas Bea dan Cukai.

“Pada saat penangkapan, itu murni dilakukan oleh petugas bea cukai. Tidak ada orang lain sebagaimana yang disebutkan oleh media,” jelasnya.

Adapun operasi yang dilakukan oleh pihak Bea dan Cukai, ditegaskannya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2006 mengenai kepabeanan, dan pengawasan terhadap barang – barang ilegal.

“Sebagai para pengguna media sosial, kita juga harus bijak dalam menerima informasi apapun. Tindakan yang dilakukan oleh pihak Bea dan Cukai, sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku”.(suryakepri.com)

“Dan guna melindungi konsumen dari barang ilegal yang dijual dengan harga murah,” paparnya.(pwk)