Denny Siregar Diduga Hina Santri dan akan Dilaporkan ke Polisi, Terkait Dengan Tulisannya

Infomenia.net -  Pakar sosial media kembali menuai getah dari tulisannya. Denny Siregar yang akrab dengan tulisan-tulisan kontroversi tent...

Infomenia.net - Pakar sosial media kembali menuai getah dari tulisannya. Denny Siregar yang akrab dengan tulisan-tulisan kontroversi tentang sejumlah isu dalam negeri.

Kabarnya ia dinyatakan akan dilaporkan ke polisi karena unggahan Denny diduga telah menghina para santri.


Hal itu terlihat dari sebuah video yang diunggap Twitter oleh akun @CyberSkuad. Dalam video terlihat segerombolan orang yang berdiri dan jongkok secara berjejer. Mereka menyatakan sikapnya atas Denny Siregar.


Adapun dalam keterangan video tersebut menyatakan tekad para santri dari Pondok Pesantren Daarul Ilmi tidak akan main-main. Mereka akan mengejar dan memproses hukum penghinaan Denny Siregar terhadap santri tahfidz Quran yang diduga disebutnya sebagai calon teroris.


"Kami Forum Mujahid Tasikmalaya telah bersepakat untuk melakukan gugatan secara hukum kepada saudara Denny Siregar yang telah melakukan penghinaan, yang telah melakukan pelecehan kepada para santri, para ustaz, para ulama dari Tasikmalaya. Kami melawan. Allahu Akbar," demikian bunyi teriakan dari video yang dikutip pada Kamis, 2 Juli 2020.


Senada dengan unggahan yang sebelumnya, muncul unggahan serupa dari akun @cebonginsaf3 yang menampilkan tangkapan gambar dari unggahan Denny Siregar dalam akun @Dennysiregar7.


"Saya simpan pernyataan rasis perusak psikis anak-anak di pondok tahfidz. Postingan di fb, mungkin sudah dihapus," demikian bunyi cuitan dari akun @cebonginsaf3.


Seperti yang diberitakan Galamedia, setelah dilakukan penelusuran unggahan yang sempat ditampilkan oleh akun itu. Penelusuran di akun Twitter dan Facebook Denny Siregar sudah tak ditemukan lagi unggahan yang dimaksud oleh para santri.


Bahkan, hingga saat ini belum dipastikan keaslian unggahan yang viral di media sosial itu, seperti memang ditulis oleh Denny Siregar atau bukan.



Sementara itu, para santri di Tasikmalaya tetap menggelar aksi unjuk rasa dan melaporkan ke pihak kepolisian setempat.***(Lucky M. Lukman/ringtimesbanyuwangi.com)