Viral, Unggahan Pria Alami Diare Setelah Minum Minuman Probiotik, Ini Penjelasan Ahli Gizi

Infomenia.net -  Sebuah unggahan berisi informasi mengenai seorang pria yang mengalami gangguan pencernaan setelah meminum minuman probiot...

Infomenia.net - Sebuah unggahan berisi informasi mengenai seorang pria yang mengalami gangguan pencernaan setelah meminum minuman probiotik berlebih beredar di media sosial Twitter pada Kamis (18/6/2020).

Ia pun mengaku, meminum minuman yang seharusnya membuat lancar pencernaan, namun dengan cara berlebihan membuat efek yang kurang baik bagi kesehatan.

"Semalem minum ya*** 5 biji, sekarang jadi mencret. Bakteri baik kalo ramean dan punya power jadi ga baik lg ternyata," tulis akun Twitter @Dzawinur dalam twitnya.

Hingga Kamis (19/6/2020), twit tersebut telah di-retwit sebanyak 676 kali dan telah disukai sebanyak 5.000 kali oleh pengguna Twitter lainnya.


Lantas, apa yang terjadi pada tubuh ketika mengonsumsi minuman probiotik secara berlebih?

Ahli Gizi dari Departemen Kesehatan FK-KMK Universitas Gadjah Mada (UGM), DR Toto Soedargo menyampaikan, meminum minuman probiotik memang sangat baik untuk tubuh. Namun jika konsumsi tidak sesuai anjuran maka dapat mengakibatkan gangguan pencernaan.

"Probiotik itu sangat bagus untuk tubuh terutama membantu penyerapan mineral-mineral penting bagi pertumbuhan yang berguna bagi pertumbuhan dan kesehatan saluran cerna, karena mencegah terjadinya inflamasi," ujar Toto saat dihubungi Kompas.com, Kamis (18/6/2020).

Menurutnya, untuk konsumsi harian, baiknya minuman probiotik diminum berdasarkan dari jumlah bakteri yang ada di produk tersebut.

"Untuk orang dewasa membutuhkan 5-20 miliar CFU per harinya. Karena, kalau berlebihan akan menimbulkan gangguan pencernaan dan tentunya tidak baik untuk kesehatan," kata dia.


Meningkatkan kekebalan tubuh
Sementara itu, jika minuman probiotik dikonsumsi sesuai anjuran kemasan, maka dapat meningkatkan kekebalan tubuh.

Sebab, minuman probiotik memiliki sejumlah manfaat, antara lain dapat meningkatkan produksi makrofag dan fagosit, mengurangi reaksi inflamasi di saluran cerna.

Selain itu, minuman probiotik juga memiliki peran meningkatkan penyerapan zat gizi, sekaligus dapat digunakan pada penurunan LDL.

"Diketahui, umumnya minuman probiotik yang dijual di pasaran mengandung 6,5 miliar bakteri per botol kecil, dalam segari mungkin bisa dikonsumsi sebanyak 1 sampai 2 botol sudah cukup baik," lanjut Toto.


Produk makanan fermentasi
Selain mengonsumsi minuman probiotik, mengonsumsi makanan fermentasi juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh, misalnya yogurt.

Yogurt dinilai merupakan makanan fermentasi yang sehat dan umumnya digunakan sebagai cemilan bagi penderita hipertensi.

Dalam riset yang dilakukan pada 2018, produk makanan fermentasi dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular pada orang penderita tekanan darah tinggi.

Sementara itu, dalam riset yang dipimpin oleh Justin Buendia dari Boston University School of Medicine of Massachusetts, AS, asupan yogurt yang lebih tinggi dapat menurunkan risiko serangan jantung hingga 30 persen pada wanita, dan sebanyak 19 persen pada pria.

Untuk porsi yang dianjurkan untuk konsumsi yogurt yakni dua porsi setiap minggunya.(Kompas.com)