Saling Serang di Twitter Gegara Bahas Curhatan UAS, Andre Rosiade Ngaku Akunnya Diblok Tiffatul Sembiring

Infomenia.net - Keikian Tifatul Sembiring politisi PKS saling serang dengan Andre Rosiade politisi Gerindra. Di cuitannnya, Tifatul Semb...

Infomenia.net - Keikian Tifatul Sembiring politisi PKS saling serang dengan Andre Rosiade politisi Gerindra.

Di cuitannnya, Tifatul Sembiring mengunggah berita dari laman Tribunnews.com dengan judul, Dukung Prabowo di Pilpres 2019, Ustaz Abdul Somad Ngaku Diperlakukan Buruk BUMN: Saya Bukan Penjahat.


"Banyak shabar ya Ustadz Abdul Somad. Negeri kita ini memang rada2 lucu...
Tadinya pun kukira belio itu singa padang pasir, er ternyata..."tulis Tiffatul Sembiring.

Cuitan ini lantas menuai protes dari Andre Rosiade, Politisi Gerindra.

Pak tif mana bukti video anda bela rakyat di DPR baik di komisi atau paripurna?? Ada enggak ?? Kerja nyata anggota DPR itu di ruang rapat komisi atau paripurna bukan nge twit. Coba tunjukkan bukti anda bekerja pak tif. Masak udah 3 periode susah banget tunjukin bukti he..he..he., tulis Andre Rosiade.

Sayangnya Andre rosiade kemudian diblok Toffatul Sembiring sehingga tak mendapatkan jawaban pertanyaannya





Cuitan tersebut lantas menimbulkan pro kontra warganet 



Dilansir dari Tribunnews.com, Ustaz Abdul Somad mengaku sempat mengalami tindakan diskriminatif setelah menyatakan dukungannya untuk Prabowo Subianto di Pilpres 2019 lalu.

Dilansir TribunWow.com, Ustaz Abdul Somad menyebut sejumlah tindakan tak mengenakkan yang dialaminya itu datang dari perusahaan milik pemerintah, BUMN.


Ustaz Abdul Somad pun mengaku saat itu merasa bingung karena merasa hal yang dilakukannya bukanlah suatu kejahatan.


Hal itu secara terang-terangan disampaikannya dalam kanal YouTube Refly Harun, Sabtu (6/6/2020).


Sebelumnya, Ustaz Abdul Somad sempat mendeklarasikan dukungannya untuk Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019.

Terkait hal itu, ia mengaku hanya melakukan apa yang harus dilakukan sebagai seorang ulama.

"Saya hanya melakukan yang perlu saya lakukan agar umat tidak menyalahkan saya di masa yang akan datang," ucap Ustaz Abdul Somad.

Meskipun begitu, Ustaz Abdul Somad menyatakan saat itu dirinya harus membayar mahal setelah mendeklarasikan dukungan untuk Prabowo.

Ia mengaku banyak mendapat perundungan hingga putus persahatan setelah mendukung Prabowo.

"Agar saya tidak abu-abu, saya bersikap, saya punya prinsip walaupun di balik itu saya mesti membayar high cost, harga mahal," kata dia.


"Dengan bully, dengan kebencian, dengan putus persahabatan dan lain-lain."

Karena itu, setelah Prabowo masuk ke dalam pemerintahan, Ustaz Abdul Somad mengaku tak kecewa.


"Jadi tidak ada kekecewaan sedikitpun," imbuhnya.

Melanjutkan penjelasannya, ia lantas mengungkap sejumlah kejadian tak mengenakkan setelah deklarasi dukungan untuk Prabowo.

Beberapa di antara kejadian tak mengenakkan itu datang dari BUMN.

"Ada satu BUMN yang sudah menyiapkan 3 ribu nasi kotak, tiba-tiba membatalkan dua jam sebelum tabligh akbar," ucap Ustaz Abdul Somad.

"Ada BUMN yang mengundang saya setahun sebelumnya untuk hari ulang tahun, dibatalkan seminggu sebelum hari-H."

Tak hanya itu, Ustaz Abdul Somad juga mengalami hal buruk lainnya yakni ibadah umroh yang sudah direncanakannya tiba-tiba dibatalkan.

"Ada yang sudah siap-siap untuk umroh bersama saya 600 orang, sudah siap tiketnya, sudah siap hotelnya, dibatalkan," sambungnya.(bt)