Prediksi IMF: Indonesia Masuk 10 Besar Negara yang Akan Cepat Pulih Pasca Corona

Infomenia.net -  International Monetary Fund (IMF) memberikan informasi mengenai kondisi perekonomian dunia saat ini. Prediksi IMF: Ind...


Infomenia.net - International Monetary Fund (IMF) memberikan informasi mengenai kondisi perekonomian dunia saat ini.

Prediksi IMF: Indonesia Masuk 10 Besar Negara yang Akan Cepat Pulih Pasca Corona 

Sebelumnya, IMF juga mengeluarkan data sejumlah negara yang mengalami pertumbuhan terburuk.

Meskipun tahun ini sejumlah negara mengalami pertumbuhan ekonomi negatif yang sangat buruk, namun IMF percaya tahun depan akan terjadi pemulihan.

Prediksi IMF: Indonesia Masuk 10 Besar Negara yang Akan Cepat Pulih Pasca Corona 

IMF memprediksi ada 10 negara yang bisa pulih dengan lebih cepat setelah dihantam pandemi virus corona atau Covid-19. Melansir Kontan, Jumat (26/06) berikut daftar 10 negara tersebut;

#1 China

Peringkat pertama adalah negara China. Maklum negara ini lebih duluan mengalami tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19 yakni sejak akhir 2019 hingga April yang lalu.

Karena itulah tahun ini pertumbuhan ekonomi China diperkirakan bisa mengalami positif 1% dan tahun depan kembali menanjak di level 8,2%.

Angka ini jauh lebih optimistis dibandingkan dengan proyeksi IMF pada April 2020 silam.

Saat itu pertumbuhan ekonomi China juga diprediksi akan mengalami minus 0,2% tahun ini dan -0,1% pada tahun depan.

#2 Prancis

Negara ini sempat mengalami tekanan yang sangat dalam tahun ini. Bahkan IMF memperkirakan tahun ini ekonomi Prancis akan terpuruk di level terdalam yakni -12,5%.

Untuk prediksi tahun depan, ekonomi Prancis diperkirakan bisa tumbuh hingga 7,3%.

Angka prediksi ini tentu sangat optimistis, sebab pada proyeksi April 2020 IMF memperkirakan ekonomi prancis tahun ini ada di kisaran -5,3% dan tahun depan hanya sebesar 2,8%.

#3 Filipina

Filipina menjadi salah satu negara di Asia Tenggara yang diprediksi mengalami pertumbuhan ekonomi paling moncer pada tahun depan.

IMF memprediksi ekonomi Filipina bisa melonjak di level 6,8%, meskipun proyeksi tahun ini akan mengalami tekanan yang dalam yakni minus 3,8%.

Meski begitu, pada awal tahun ini proyeksi pertumbuhan ekonomi Filipina cukup parah yakni minus 4,2% pada tahun 2020 dan tahun 2021 diprediksi minus 0,8%.

#4 Malaysia

Selain Filipina negara kedua di Asia Tenggara yang diprediksi lebih dulu pulih adalah Malaysia. 

Pertumbuhan ekonomi Malaysia tahun ini diperkirakan ada di kisaran -3,8%, namun pada tahun depan bisa melompat dan positif hingga 6,3%.

Padahal semula IMF sangat pesimistis dengan pertumbuhan ekonomi negeri Upin & Ipin ini.

Pada proyeksinya April 2020 ekonomi Malaysia tahun ini diprediksi cuma bisa minus 2,1% dan tahun depan lebih parah menjadi -2,7%.

#5 Inggris Raya

IMF sempat memasukkan negara Inggris sebagai negara salah satu dari 10 negara dengan pertumbuhan ekonomi terburuk tahun ini.

Perekonomian Inggris tahun ini diperkirakan mengalami kontraksi hingga 10,2%. Meski begitu, IMF optimistis Inggris segera pulih, sehingga tahun depan bisa mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3%.

Pulihnya pertumbuhan ekonomi Inggris diantaranya setelah aktivitas masyarakat dan industri kembali berjalan. Salah satunya adalah industri sepakbola yang mulai menjalankan pertandingan lagi meskipun masih tanpa penonton.

Pada April lalu pertumbuhan ekonomi Inggris tahun ini diprediksi hanya minus 3,7% dan tahun depan tumbuh positif 2,3%.

#6 Italia

Selanjutnya peringkat keenam negara dengan pemulihan perekonomian lebih cepat tahun depan adalah Italia. '

Seperti halnya Inggris, tahun ini ekonomi Italia diperkirakan akan sangat terpuruk yakni mengalami pertumbuhan ekonomi negatif hingga minus 12,8%.

Meski begitu, IMF percaya dan memperkirakan tahun depan ekonomi Italia kembali pulih di level 6,3%.

Pada proyeksinya April lalu IMF memasang perkiraan pertumbuhan ekonomi Italia tahun ini minus sebesar 3,7% dan tahun  depan hanya bisa tumbuh 1,5%.

#7 Spanyol

Sementara negara lain yang juga diprediksi oleh IMF mengalami pertumbuhan ekonomi negatif tahun ini adalah Spanyol.

IMF memasang proyeksi pertumbuhan ekonomi negara matador ini dengan minus 12,8%.

Serupa dengan Italia, IMF memperkirakan ekonomi Spanyol bisa pulih dan tumbuh pesat ke level 6,3%.

Para prediksi awal tahun ini April 2020 IMF memperkirakan ekonomi Spanyol tahun ini tumbuh minus 4,8% dan baru pulih tahun depan dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 2%.


#8 Indonesia

Indonesia menjadi negara kedelapan yang diprediksi oleh IMF perekonomiannya bisa pulih pada tahun depan. Di Asia Tenggara, Indonesia menempati peringkat ketiga setelah Filipina dan Malaysia.

Tahun ini IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia ada di kisaran minus 0,3% sepanjang tahun 2020.
Angka proyeksi IMF untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini jauh lebih optimistis dibandingkan dengan proyeksi yang mereka keluarkan pada April 2020 yakni sebesar minus 0,8%.

Sedangkan untuk proyeksi tahun depan IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tumbuh positif sebesar 6,1%.

Angka ini juga jauh lebih optimistis dibandingkan dengan proyeksi yang mereka keluarkan April 2020 lalu yakni perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2021 sebesar minus 2,1%.

#9 India

Peringkat kesembilan negara yang diprediksi mengalami pemulihan ekonomi lebih cepat dari krisis akibat pandemi Covid-19 adalah India.

IMF memperkirakan ekonomi negara yang tengah bersitegang dengan China di perbatasan Himalaya tersebut, tahun ini hanya mengalami minus sebesar 4,5%, atau lebih baik dibandingkan dengan proyeksi yang dirilis IMF pada April 2020 silam yakni mengalami pertumbuhan minus 6,4%.

Sedangkan untuk tahun depan IMF memperkirakan ekonomi India bisa tumbuh hingga 6%.

Proyeksi IMF yang dikeluarkan pada 24 Juni 2020 ini jauh lebih optimistis jika dibandingkan dengan prediksi awal April lalu yang memperkirakan ekonomi India pada 2020 masih tumbuh negatif 1,4%.

#10 Jerman

Negara terakhir dari 10 negara yang diprediksi bakal mengalami pemulihan ekonomi dengan cepat adalah Jerman.

IMF memperkirakan ekonomi Jerman tahun ini mengalami pertumbuhan ekonomi negatif sebesar 7,8%.

Angka ini jauh lebih pesimistis jika dibandingkan dengan proyeksi IMF di April 2020 yakni pertumbuhan ekonomi Jerman minus 0,8%.

Sedangkan untuk proyeksi ekonomi tahun depan, IMF memperkirakan Jerman mamputumbuh sebesar 5,4%.

Pada April 2020 lalu IMF juga sudah memperkirakan pertumbuhan ekonomi Jerman tahun depan bakal positif meskipun hanya di kisaran 0,2%.(finansial.com)