Keterangan Berubah-ubah, Tukang Bakso Pakai Penglaris Ludah Diperiksa Intensif

Tukang Bakso yang Ludahi Mangkok Pelanggan (Foto: Miftahul Ghani/iNews) Infomenia.net -  Polisi mengamankan tukang bakso di Kembangan...


Tukang Bakso yang Ludahi Mangkok Pelanggan (Foto: Miftahul Ghani/iNews)


Infomenia.net - Polisi mengamankan tukang bakso di Kembangan, Jakarta Barat yang viral setelah aksinya meludahkan air liur ke mangkok pelanggan terekam CCTV dan tersebar di media sosial. Saat diperiksa pelaku melakukan hal itu sebagai amalan penglaris yang diajarkan oleh gurunya di kampung halamannya di Garut, Jawa Barat.

Kapolsek Kembangan, Kompol Imam Irawan mengatakan pelaku bernama Windra Suherman (21) masih diperiksa secara intensif oleh kepolisian meski sempat dipulangkan usai pemeriksaan pertama. Pelaku kembali diperiksa karena keterangannya dinilai tidak konsisten.

"Kami periksa lagi secara mendalam karena keterangannya berubah-ubah," ucap Imam saat dikonfirmasi iNews.id di Jakarta, Jumat (26/6/2020).

Pelaku mengaku sudah berjualan bakso cuanki keliling sejak tahun 2019. Dia biasa menjajakan dagangannya berkeliling dari sekolah Al-Azhar di Meruya Selatan sampai Kompleks Greenville di Meruya Utara.

Polisi menangkap yang bersangkutan usai melihat rekaman CCTV dengan menyita barang bukti baju yang digunakan pelaku saat kejadian. Peristiwa itu bermula saat penghuni Kompleks Unilever bernama Nur Hikmah memesan dua mangkok bakso dari pelaku sekitar pukul 17.53 WIB.

Saksi kemudian masuk untuk ke toilet dan salat Magrib. Saksi kemudian melihat rekaman CCTV yang ada di depan rumahnya dan curiga dengan tingkah pelaku yang tidak segera meracik bakso melainkan menengok ke kanan kiri jalan.

Nur Hikmah kemudian merekam rekaman CCTV tersebut menggunakan ponselnya dan melihat pelaku meludahkan air liur ke mangkok bankso pesanannya. Karena merasa tidak enak dan sedang sendirian, saksi tetap menerima pesanannya.

Saksi takut menegur dan memilih membuang baksonya ke toilet tanpa sepengetahuan pelaku. Dia kemudian mengunggah rekamannya itu ke media sosial yang diikuti teman-temannya yang lain.

"Setelah meludahi mangkok, pelaku mengucapkan doa sesuai ajaran gurunya di kampung halaman sebagai penglaris supaya dagangannya semakin laris," ujar Kompol Imam Irawan.(Inews.id)