Fakta-fakta 32 Orang Ditangkap Buntut Bawa Kabur Jenazah PDP Corona

Infomenia.net -   Tim Polda Sulsel menangkap 32 orang yang diduga terlibat membawa kabur jenazah PDP Corona di sejumlah rumah sakit di Mak...

Infomenia.net -  Tim Polda Sulsel menangkap 32 orang yang diduga terlibat membawa kabur jenazah PDP Corona di sejumlah rumah sakit di Makassar, Sulawesi Selatan. Sejumlah fakta terkait kasus ini pun terungkap.

Total sudah ada 32 orang yang ditangkap. Beberapa di antara mereka pun telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Dengan kejadian pengambilan paksa jenazah oleh masyarakat kita bergerak cepat untuk lakukan tindakan hukum sampai malam ini kita amankan 31 orang, mereka dari beberapa TKP. Untuk Labuang Baji kita amankan lima orang dan ditetapkan tersangka, kemudian RS Dadi ada 25 orang dan dua tersangka, Stella Maris ada satu orang dan ditetapkan tersangka dan ini ada tambahan untuk RS Bhayangkara ada kita amankan satu orang itu perempuan dan ditetapkan tersangka jadi update 31 itu menjadi 32," ujar Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Ibrahim Tompo, di Mapolrestabes Makasssar, Rabu (10/6/2020).

Polisi langsung memeriksa intensif terhadap para pelaku tersebut. Para tersangka dijerat pasal berlapis.

"Pasal yang diterapkan yaitu Pasal 214, 335, 336, dan Pasal 93 UU No 6 Tahun 2019 dengan ancaman hukuman sampai 7 tahun," kata dia.


Berikut ini beberapa faktanya:

Beberapa Orang Terinfeksi Corona


Ibrahim mengatakan mereka yang diamankan juga telah menjalani rapid test. Hasilnya beberapa pelaku dinyatakan reaktif terkait virus Corona.

"Kita laksanakan pemeriksaan rapid test karena kita juga waspada, kita curiga mereka bersentuhan dengan COVID-19 atau suspect COVID. Kita periksa rapid test dan anggota gunakan APD, ada beberapa yang reaktif ini memprihantinkan kita," ujar Ibrahim.


10 Orang Jadi Tersangka

Selain itu, Ibrahim menuturkan bahwa kini dari 32 orang yang diamankan itu, 10 orang sudah ditetapkan menjadi tersangka.

"Update penanganan kasus pengambilan paksa jenazah, untuk 4 TKP kejadian, sampai tadi pagi diamankan 33 orang, ditetapkan 10 orang sebagai tersangka," ungkap Ibrahim.

Kesepuluh tersangka ini terbagi dalam beberapa lokasi kejadian, yaitu Rumah Sakit Dadi 2 tersangka, RS Stella Maris 1 tersangka, RS Bhayangkara 2 tersangka, dan RS Labuang Baji 5 tersangka.

2 Tersangka Anak Almarhum
Tersangka dari RS Dadi, RS Stella Maris, dan RS Labuang Baji merupakan tersangka yang membawa kabur jenazah PDP Corona. Sedangkan untuk 2 tersangka di RS Bhayangkara ialah 2 anak yang membawa kabur ibunya yang tengah menjalani perawatan dengan status PDP Corona.

"Yang di RS Bhayangkara itu bukan mayat, bukan jenazah yang dicuri, tapi mengambil pasien ibunya," terang Ibrahim.


Ibrahim menyebut pelaku yang membawa kabur pasien PDP Corona dari ruang isolasi RS Bhayangkara Polda Sulsel adalah anak dari sang pasien.

"Itu awal kejadiannya dia datang ke sana untuk membesuk ibunya. Pada saat dia mau besuk, tidak diberikan karena memang ibunya berstatus PDP sehingga berada di ruang isolasi dan memang standarnya ruang isolasi tidak bisa dibesuk," terang Ibrahim.

Saat tak diberi akses membesuk, kata Ibrahim, kedua anak pasien itu terus-menerus mendesak tapi tetap tak diberi akses.

"Kemudian dia masuk diam-diam di ruang tempat ibunya diisolasi. Dari sana itulah dia ambil, dan pada saat perawat melakukan pengecekan rutin, dilihat, ibunya sudah tidak ada," katanya.(detik.com)