Ditangkap Polisi, John Kei Dapat Bebas Bersyarat Desember 2019, Begini Keadaannya Sekarang

John Kei. (Foto: Arbi Anugrah/detikcom) Infomenia.net -  John Refra atau dikenal dengan John Kei ditangkap polisi terkait kasus penem...


John Kei. (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)


Infomenia.net - John Refra atau dikenal dengan John Kei ditangkap polisi terkait kasus penembakan di perumahan Green Lake City, Tangerang. Sebelum ditangkap polisi, John Kei mendapat bebas bersyarat dari Kemenkum HAM.

John Kei sebelumnya dijebloskan di Lapas Nusakambangan atas kasus pembunuhan pengusaha Tan Hari Tantono alias Ayung. Berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 723K/PID/2013, John Kei divonis 16 tahun penjara dalam kasus pembunuhan berencana. Selama menjalani masa pidana, John Kei mendapat total remisi 36 bulan 30 hari dan bisa bebas pada 31 Maret 2025.


Setelah memenuhi persyaratan, John Kei diberikan program bebas bersyarat. Dia keluar dari LP Nusakambangan pada tanggal 26 Desember 2019.

Pembebasan bersyarat merupakan hak narapidana sebagaimana diatur Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan. Sementara, berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 3 Tahun 2018, pembebasan bersyarat diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi syarat.

"Setelah memenuhi persyaratan, diberikan program pembebasan bersyarat, (John Kei) melaksanakan bebas bersyarat tanggal 26 Desember 2019 dan masa percobaan berakhir 31 Maret 2026," ujar Kabag Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan Ade Kusmanto saat itu. Kini Kabag Humas dan Protokol Ditjen PAS dijabat Rika Apriyanti.

Sekitar enam bulan berselang, John Kei kembali diamankan polisi. Penangkapan dilakukan di Jalan Titian Indah Utama X, Kota Bekasi, pada Minggu (21/6) pukul 20.15 WIB. Polisi mengamankan beberapa barang bukti dari lokasi.

"Pelaku yang diamankan 2 orang di duga pelaku atas nama C dan J K (John Kei) dan mengamankan 20 orang kelompok John Kei yang berada di dalam markas yang berusaha menghalangi tindakan kepolisian," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam keterangannya, Minggu (21/6). Yusri membenarkan saat dikonfirmasi bahwa inisial J K adalah John Kei.


Puluhan tombak dan senjata tajam (sajam) disita. Dalam penggerebekan ini 25 orang, termasuk John Kei diamankan. Barang bukti yang ditemukan langsung dibawa ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lanjutan.

"28 buah tombak, 24 buah senjata tajam, 2 buah ketapel panah, 3 buah anak panah, 2 buah stik bisbol, 17 buah Hp, 1 buah dekoder hikvision," kata Yusri.


John Kei dkk Masih Diperiksa di Polda Metro Terkait Penembakan di Green Lake


John Kenedy Refra alias John Kei dan puluhan anak buahnya ditangkap terkait kasus penembakan dan penyerangan rumah warga di Green Lake, Tangerang. Saat ini John Kei dkk masih diperiksa di Polda Metro Jaya.
"Masih kita lakukan pemeriksaan, nanti dulu ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi detikcom, Senin (22/6/2020).

Yusri juga belum bisa menyampaikan soal apa keterlibatan John Kei dalam penyerangan tersebut. Yusri menyebut saat ini pihaknya masih mendalami keterangan John Kei dan juga para saksi yang ada.


"Iya makanya ini masih diperiksa," imbuh Yusri.

Yusri juga belum mau mengungkap apa motif penyerangan di Green Lake City dan juga pembacokan di Duri Kosambi, yang diduga dilakukan oleh kelompok John Kei itu.

"Iya itu semua masih didalami," lanjut Yusri.

Sebelumnya, John Kei dan puluhan anak buahnya ditangkap di markasnya di kawasan Medan Satria, Kota Bekasi, pada Minggu (21/6) malam. Di lokasi tersebut, polisi mengamankan 28 buah tombak, 24 buah senjata tajam, 2 buah katapel panah, 3 buah anak panah, 2 buah stik bisbol, 17 buah HP, dan 1 buah dekoder.

Penggerebekan ini terkait dengan peristiwa penembakan di Green Lake, Tangerang, terjadi kemarin siang sekitar pukul 12.00 WIB dan pembacokan di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakbar. Polisi menyampaikan bahwa dua peristiwa di dua lokasi tersebut berkaitan.


Dalam peristiwa di Green Lake, Tangerang, rumah warga berinisial N diserang. Pelaku juga menembak ke arah rumah N ini.

Dalam kejadian itu, para pelaku juga sempat melepaskan tembakan ketika sekuriti menutup pagar perumahan. Para pelaku kemudian menabrak pagar perumahan dan melarikan diri.


Dalam waktu yang bersamaan, Minggu (21/6) siang, seorang pria berinisial YCR dibacok di ABC, Jalan Kresek Raya, Duri Kosambi, Jakarta Barat. Korban diadang oleh 5 orang yang membawa senjata tajam.

YCR yang memegang kendali motor menjadi sasaran sabetan senjata tajam lantas terjatuh dari sepeda motornya. YCR, yang telah bersimbah darah, tiba-tiba dilindas mobil yang juga diduga termasuk kelompok pelaku itu. Setelah itu, para pelaku kabur dari tempat kejadian.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat menyampaikan bahwa dua kejadian di Green Lake City, Tangerang, dan Duri Kosambi adalah satu rangkaian peristiwa yang dilakukan oleh kelompok John Kei.

"Sama, satu rangkaian. Kemungkinan satu itu. Mereka kan saling kenal jadi saling jadi gampang teridentifikasi. Jadi sementara kita amankan 25 orang itu dulu," kata Direktur Kriminal Umum, Kombes Tubagus Ade Hidayat, saat dihubungi, Minggu (22/6).

(detik.com)