Anies Bikin Aturan Baru Buat Warga yang Keluar Masuk Jakarta

Infomenia.net -  Gubernur Anies Baswedan menerbitkan aturan baru sebagai syarat untuk keluar masuk Jakarta pada masa pelonggaran pembatas...


Infomenia.net -  Gubernur Anies Baswedan menerbitkan aturan baru sebagai syarat untuk keluar masuk Jakarta pada masa pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) menuju kenormalan baru.

Aturan ini tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub)  Nomor 60 Tahun 2020 tentang Pengendalian Kegiatan Berpergian di Provinsi DKI Jakarta dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Dalam Pergub barunya itu, mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini menambahkan satu syarat baru dari aturan keluar masuk Jakarta yang sudah diterapkan sebelumnya. 

Adapun poin baru dalam aturan ini yakni Likelihood Metric (CLM) yang menggantikan syarat hasil uji tes Reverse Transcriptase Polymerase Chain Reaction (RT -PCR) yang diterapkan sebelumnya.

Jadi bagi warga yang hendak bolak balik Jakarta, selain mengantongi surat izin keluar masuk (SIKM) mereka juga wajib membawa  CLM dengan status aman bepergian. Aturan ini resmi berlaku pada Jumat (26/6/2020) kemarin.


"Penerbitan SIKM berlaku dengan ketentuan sebagai berikut; a) hasil CLM dengan status aman bepergian," kata Anies dalam Pergub 60/2020 yang dikutip AKURAT.CO Sabtu (27/6/2020).

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, CLM hanya bisa dibikin oleh Pemprov DKI Jakarta via laman resmi corona.jakarta.go.id di sana ada sub kanal yang bisa diakses oleh pemohon. Mereka diwajibkan mengisi data diri termasuk nomor KTP.

Hal ini dilakukan guna melacak riwayat virus corona oleh pemohon. CLM itu hanya berlaku satu pekan. Lewat dari batas waktu yang ditentukan pemohon wajib melakukan perpanjangan.

"Lewat aplikasi CLM. Itu berada di web corona.jakarta.go.id. Jadi, nanti bisa diidentifikasi apakah warga terpapar covid-19 atau tidak.CLM berlaku selama 7  hari dan dapat diaktifkan dengan memperbaharui data di website,"pungkas Syafrin.[]