Prilly Latuconsina Tepok Jidat 'Kena Semprot' Pelapor Andre Taulany dan Rina Nose

Infomenia.net - Kasus dugaan penghinaan terhadap marga Latuconsina terus berjalan. Meskipun, Andre Taulany dan Rina Nose sebagai pelapor sudah meminta maaf.

Ruswan Latuconsina sebagai pelapor juga menegaskan tidak peduli dengan Prilly Latuconsina yang saat itu dijadikan bahan candaan.

"Dalam awal laporan polisi (LP) sangat jelas mengenai mencemarkan marga 'Latuconsina' bukan 'Prilly'," ungkap akun bernama Ruswan M S Latuconsina.

"Perlu kami tegaskan, kami tidak mengenal Prilly untuk apa kami membelanya. Yang kami bela Marga kami yang dihinakan di depan khalayak ramai oleh para terlapor," sambungnya.

Pelapor juga menyentil pernyataan Prilly sebelumnya soal keluarga besarnya yang sudah memaafkan Andre dan Rina.

Menurut pelapor, marga Latuconsina bukan hanya dimiliki keluarga Prilly di daerah Pelauw saja, melainkan juga di Negeri Kabauw dan lainnya.

"Penerimaan kata maaf oleh Prilly dan keluarga Pelauw tidaklah mengurangi substansi hukum maupun legal-standing dari kami sebagai pelapor dan atas nama keluarga besar Latuconsina," tegas akun tersebut berkoar di akun Facebooknya.

Pelapor kembali menegaskan laporan yang dibuat tidak ada urusannya dengan keluarga besar Prilly dan Pelauw.

"Mulai hari ini kami tidak ada urusan lagi dengan Prilly berseta keluarga Pelauw dalam perkara ini. Kami berdiri atas pemikul marga dan keluarga besar Latuconsina Kabauw dll. Terima kasih," katanya.

Unggahan akun tersebut kemudian jadi buah bibir warganet setelah diposting akun gosip Lambe Turah.

Beragam komentar muncul, ada yang pro, ada pula yang kontra.

"Emang sensitif kalo soal marga, tapi kalau sudah meminta maaf bukannya seharusnya sudah clear?" komentar warganet.

"Dirugikannya apa si mas, serius nanya loh," komentar yang lain.

Bahkan Prilly Latuconsina terpantau meninggalkan komentar di postingan Lambe Turah itu. Ia cuma meninggalkan emoji memegang kepala dan tepok jidat.(suara.com)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel