Kronologi Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Sempat Dikejar Polisi, Begini Pengakuan Sang Sopir

Infomenia.net -  Ibu dan anak nekat mudik di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ). Keduanya nekat mudik ke Jember, Jawa Timu...

Infomenia.net - Ibu dan anak nekat mudik di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ).

Keduanya nekat mudik ke Jember, Jawa Timur menggunakan mobil ambulans.

Bahkan, sempat terjadi kejar-kejaran antara mobil ambulans dengan mobil polisi.

Namun, polisi berhasil menghentikan laju mobil ambulans di wilayah Selemandeg Barat, Tabanan, Bali, setelah sempat dikejar polisi.




Peristiwa itu terjadi sehari sebelum lebaran tepatnya pada Jumat (22/5/2020) malam.

Insiden ini berawal saat adanya kecurigaan polisi yang saat itu tengah bertugas.


Rupanya benar, saat berhasil dihentikan polisi hanya melihat seorang perempuan dan anaknya.

Sementara itu, sang sopir ambulans yang membawa ibu dan anak tersebut ternyata tidak bisa menunjukan surat jalan

ataupun rujukan pasien.

Tak hanya itu, di dalam mobil ambulans itu pun tidak ada tenaga medis. Bahkan, perlatan kesahatan pun tak ada di dalam mobil ambulans tersebut.

Diminta Putar Balik

Polisi terpaksa meminta mobil ambulans tersebut untuk putar balik.

Meski demikian, sopir ambulans dan dua orang yang didalamnya sempat menolak.


Namun, akhirnya mereka mau putar balik setelah mendapat penjelasan dari aparat kepolisian.

"Diminta putar balik karena ambulans tidak dilengkapi surat rujukan dan kelengkapan surat keterangan jalan," ujar

Kasat Lantas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wila Indrayani melaui pesan WhatsApp, Sabtu (23/5/2020) malam melansir Kompas.com.

Pengakuan Sopir Ambulans

Sopir ambulans berinisial I (30) sempat memberikan pengakuannya saat dimintai keterangan oleh petugas.

Menurut keterangan sang sopir ambulans, kejadian itu berawal saat dirinya dihubungi oleh seorang perempuan berinisial A.

Saat itu, wanita tersebut minta dijemput di depan Klinik Prodia Kediri, Tabanan.

Perempuan tersebut juga minta tolong untuk diantar ke Jember, Jawa Timur.

Saat itu, perempuan tersebut mengaku sakit tifus.

Namun, berdasar hasil pemeriksaan laboratorium, perempuan tersebut ternyata sehat.


Lalu, mobil ambulans yang diduga disewa oleh A adalah milik sebuah komunitas info warga Jember wilayah Bali.

"Setelah dapat telepon, sopir ambulans itu langsung menjemput orang yang mengaku sakit tifus.

Namun, hasil pemeriksaan laboratorium klinik di Tabanan menunjukkan bahwa orang tersebut dalam keadaan sehat," kata Kasatlantas Polres Tabanan Iptu Ni Putu Wila Indrayani saat dihubungi di Denpasar, Sabtu (23/5/2020), dilansir Kompas.com dari Antara.