Diciduk Polisi, Pemilik Sabu 821 Kg Sewa Gudang Warga, Sering Dipanggil Wan Abud

Infomenia.net -  BA asal Pakistan dan AS asal Yaman menyewa gudang untuk menyembunyikan sabu 821 kilogram di Desa Taktakan, Kota Serang, B...

Infomenia.net - BA asal Pakistan dan AS asal Yaman menyewa gudang untuk menyembunyikan sabu 821 kilogram di Desa Taktakan, Kota Serang, Banten. Warga sering menyebut salah satu pemilik dengan sebutan Wan Abud.

"Saya manggilnya Wan Abud. Dia ngontrak bulan April pokoknya pas mau puasa, sebelum puasa. Ditanya katanya buat gudang asem kranji," kata warga bernama Diah kepada wartawan di Serang, Banten, Sabtu (23/5/2020).


Warga juga tahu ruko ini disewakan kepada dua orang berperawakan Timur Tengah. Yang biasa dipanggil Wan Abud, katanya, sering berbelanja air minum khususnya saat mau buka puasa.


Salah satu dari mereka bahkan fasih berbahasa Indonesia. Mereka datang ke gudang ini dua hari sekali. Itu pun kendaraan langsung dimasukkan ke dalam gudang.

"Kadang sendirian, kadang berdua. Paling lama di sini 2 atau 3 jam terus keluar lagi," ujar Diah.

Pemilik gudang merupakan warga Bayah, daerah pesisir selatan Banten. Gudang itu ada di tengah perkampungan warga di pinggir ruas Jalan Takari-Taktakan.

Kabareskrim Mabes Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan penangkapan 2 WNA pemilik sabu 821 kilogram di Kota Serang. Sabu dikirim dari Iran melalui perairan selatan Banten tepatnya di Tanjung Lesung.


"Jalur masuk saat ini kita tentu awasi bersama, ada di wilayah jalur selatan yang beberapa kali sering terjadi, mulai dari Tanjung Lesung dan Bayah," ujar Listyo.(detik.com)