Penculikan ART Ternyata Rekayasa Dirinya Bersama 2 Perempuan Ini, Merah Darah Dibuat dari Lipstik


Infomenia.net - Ditreskrimum Polda Sumsel berhasil mengungkap kasus dugaan penculikan yang dialami salah satu asisten rumah tangga (ART) di Kelurahan 20 Ilir Kecamatan IT I Kota Palembang.

Tiga pelaku semuanya adalah perempuan, yang salah satunya tak lain merupakan korban penculikan itu sendiri.


Ternyata, ART ini berpura-pura diculik dan disekap untuk mengelabui majikan serta pemilik yayasan tempat dirinya bekerja.


Hal ini dibenarkan oleh Dir Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Hisar Siallagan, yang didampingi Kanit IV Kompol Zainuri dan Kasubdit III Kompol Suryadi kepada awak media, Kamis (16/4/2020).

"Tanggal 15, tepatnya malam hari setelah kita melakukan penyelidikan, kita berhasil mengungkap kasus penculikan ini yang ternyata penculikan ini merupakan rekayasa yang dibuat oleh korban itu sendiri," kata Kombes Pol Hisar Siallagan.

Ketiga pelaku memiliki peran masing-masing dalam menjalankan aksi pemerasan ini.

Romiati (25) yang merupakan otak pemerasan berperan sebagai korban yang sedang disekap.

Dedek (18) berperan sebagai pelaku penculikan, dan NI (15) yang masih dibawah umur berperan sebagai perekam video tersebut.

Saat dilakukan penangkapan tepatnya di Perumahan Mutiara Jalan Padat Karya Kelurahan Talang Jambe Kecamatan Sukarame Palembang, ketiga pelaku dalam keadaan santai dan tidak terlihat korban dalam keadaan disekap.


"Saat kita lakukan penangkapan ketiga pelaku sedang dalam keadaan santai dikarenakan ini rekayasa bukan benar benar tindak penculikan," kata Kombes Pol Hisar Siallagan.

Dari tangan ketiga pelaku polisi berhasil mengamankan barang bukti pisau yang digunakan untuk mengancam, jaket tersebut dipakai pelaku saat mengancam korban, sepatu digunakan sebagai alat saat menginjak leher korban, tali nilon yang digunakan pelaku untuk menggantung korban, sarung untuk menutupi pijakan sepatu dari pelaku, dan jilbab yang digunakan pelaku.

Sebelumnya beredar video bahwa korban diancam menggunakan pisau dan terdapat darah di muka korban dan ternyata itu merupakan lipstik yang dilumuri di muka korban.

Pelaku meminta tebusan kepada majikan dan dan pihak yayasan sebesar 200 juta rupiah.



Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Penculikan ART Ternyata Rekayasa Dirinya Bersama 2 Perempuan Ini, Merah Darah Dibuat dari Lipstik, 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel