Ini Nih Tampang Pemuda Garut yang Sekap-Siksa Gadis Jakarta Hingga Disundut Rokok

Infomenia.net -   Polisi menangkap Aditya Mbula (19) karena menyekap dan menyiksa kekasihnya, PM (20). Kini Adit mendekam di sel tahanan M...

Infomenia.net -  Polisi menangkap Aditya Mbula (19) karena menyekap dan menyiksa kekasihnya, PM (20). Kini Adit mendekam di sel tahanan Mapolres Garut.
Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng menjelaskan saat ini Adit sudah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap gadis asal Jakarta tersebut.

"Sudah ditetapkan tersangka," kata Maradona saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (25/4/2020).


Polisi mengamankan barang bukti berupa sebuah puntung rokok dari rumah tersangka. Rokok tersebut digunakan Adit untuk menyundut PM.

"Tersangka mengaku memukuli korban beberapa kali dan menyundutnya dengan puntung rokok," ujar Maradona.

 Polisi menangkap Aditya Mbula (19) karena menyekap dan menyiksa kekasihnya, PM (20). Kini Adit mendekam di sel tahanan Mapolres Garut.
Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng menjelaskan saat ini Adit sudah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap gadis asal Jakarta tersebut.

"Sudah ditetapkan tersangka," kata Maradona saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (25/4/2020).

Polisi mengamankan barang bukti berupa sebuah puntung rokok dari rumah tersangka. Rokok tersebut digunakan Adit untuk menyundut PM.


"Tersangka mengaku memukuli korban beberapa kali dan menyundutnya dengan puntung rokok," ujar Maradona.


Gadis yang Disekap Pacar di Garut Sempat Disiksa-Disundut Rokok

Seorang gadis asal Jakarta disekap pacarnya di Kabupaten Garut, Jawa Barat, selama dua bulan. Gadis itu ternyata juga dipukul dan disundut rokok.
Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng mengatakan, korban berinisial PM (20) yang merupakan warga Jakarta ikut dengan kekasihnya AAM (19) ke Garut pada awal Maret lalu.

"Keduanya ini sepasang kekasih, korban bersedia ikut dan tinggal di Garut bersama pacarnya," ucap Maradona saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (25/4/2020).


Seminggu tinggal di Garut semenjak itu, korban mulai tak karuan. Dia banyak menangis di rumah kekasihnya.

Menurut Maradona, terjadi penganiayaan yang dilakukan AAM terhadap kekasihnya. Puncaknya pada Kamis (23/4). AAM menyundut korban dengan rokok karena kesal korban terus menangis.


"Korban juga dipukuli oleh tersangka. Pada hari Kamis, korban yang melihat ada kesempatan kabur kemudian melarikan diri dan meminta tolong kepada warga," ujarnya.
(detik.com)