Tentara di Thailand Berondong Tembakan di Mal, 21 Orang Tewas


Infomenia.net - Seorang tentara di Thailand memberondong para pengunjung Mal Terminal 21 di Kota Korat, Thailand. 21 orang dilaporkan tewas dalam insiden ini.

Seperti dilansir AFP, Minggu (9/1/2020) pelaku diidentifikasi bernama Jakrapanth Thomma yang merupakan tentara berpangkat sersan mayor. Dia menembaki orang-orang di beberapa lokasi pada Sabtu (8/1) lalu dan kini korban tewas mencapai 21 orang.


Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Anutin Charnvirakul menyebut salah seorang polisi juga menjadi korban dari insiden penembakan ini. Polisi sempat melakukan baku tembak dengan Jakrapanth Thomma sekitar pukul 3 pagi waktu setempat.

"Dia telah diserang dan sayangnya, dia tidak bisa membalasnya," kata Anutin, yang juga menteri kesehatan Thailand.

Para pengungsi yang selamat menceritakan bagaimana hari Sabtu di mal yang sibuk itu seketika menjadi ngeri ketika pria bersenjata itu masuk.

"Itu seperti mimpi ... saya bersyukur saya selamat," kata Sottiyanee Unchalee (48). Dia berceerita saat itu ia bersembunyi di toilet.



Lebih dari 12 jam sejak penembakan dimulai, pihak berwenang belum memberikan rincian baru tentang pergerakan perwira militer junior itu. Tembakan senjata mesin otomatis itu terdengar sebelum fajar. Sejauh ini, 31 orang terluka dan empat orang luka parah.


Tentara di Thailand yang Berondong Tembakan di Mal Ditembak Mati

Jakrapanth Thomma, tentara di Thailand berpangkat sersan mayor ditembak mati pasukan komando usai melakukan penembakan secara brutal di sebuah mal. Sebanyak 20 orang tewas dalam peristiwa ini.

Seperti dilansir AFP, Minggu (8/2/2020), pelaku bersembunyi di sebuah mal setelah hampir 17 jam menyebabkan kota Nakhon Ratchasima mencekam. Tidak diketahui secara pasti berapa jumlah warga yang masih terperangkap di dalam mal ketika pelaku sepanjang malam bersembunyi.



Dalam upaya melumpuhkan pelaku, terdengar tembakan-tembakan ketika pasukan komando Thailand mengepung mal tersebut saat masuk waktu fajar. Beberapa jam setelahnya, dinas keamanan Thailand menyerbu lantai dasar dan membebaskan puluhan pembeli yang terkejut amukan berdarah tentara tersebut.

"Dia ditembak mati tiga puluh menit yang lalu (200 GMT), " kata kepala Divisi Penindasan Kejahatan Jirabhob Bhuridej kepada AFP.

Seorang juru bicara polisi menambahkan, komando dari unit elit polisi Thailand yang berhasil melumpuhkan pria bersenjata itu, setelah operasi yang melibatkan ratusan personel keamanan.

"Korban tewas resmi adalah 20 dan terluka 42, sembilan dalam operasi," ujar seorang dokter Korat, Narinrat Pitchayakamin, mengatakan kepada wartawan, merevisi jumlah kematian awal 21.



Wakil Perdana Menteri Anutin Charnvirakul mengatakan, dalam kejadian ini, seorang perwira polisi yang ambil bagian dalam serangan melumpuhkan pria bersenjata tersebut dilaporkan tewas.

"Dia telah dipukul dan sayangnya, dia tidak bisa melakukannya," kata Anutin.(detik.com)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel

loading...